Apes

Sedang apes saja! 😓 1695 kata.

Iyes, yups. Aku sedang ingin membicarakan sesuatu tentang Aa Pe Ee dan Es “Apes”.

Berawal dari hari Minggu sore yang mendadak kita sekeluarga—Risha, ibu bapaknya, dan Habibah, juga diriku yang tiba-tiba saja pulang kampung.

“Ayuk kita pulkam…ada hajatan sepupu, kita harus datang.” kata mbak Is—ibunya Risha.

“Lah tapi mbak Is, aku nggak bisa, soalnya kemarin habis pulkam hampir dua minggu…kasian anak-anakku—anak didikku—kalau harus kutinggal terus. Belum lagi kadang ada provokasi sana-sini kalau aku nggak masuk, mereka sering disalah-salahin karena aku, nggak gentle banget sih, marah ya ke aku, kenapa musti ke anak-anakku? Childish banget! Mbak Is tahu nggak sih gimana perasaanku, pengin banget aku plester mulut orang yang suka provokasi itu (malah curhat *tepok jidat 😅). Udahlah, aku nggak ikutan, asalkan Risha di sini sama aku, aku berani koq.” Continue reading “Apes”