Mencintai Takdirku (Cerpen Fiksi)

Ini adalah cerpen terbaru saya yang alhamdulillah masuk 50 nominator terbaik lomba SCMI 4 (Sayembara Cerita Mini Internasional) di Yaman. Karena hanya dibukukan di Yaman dalam buku antologi, ada baiknya aku bagi dengan pembaca. Selamat membaca.

Sumber : dari sini

Sekolah Kapal. Begitu mereka menyebutnya. Ya, memang benar adanya, dinamakan Sekolah Kapal karena tempat ini berdiri di atas sebuah sungai besar dengan pemandangan kanan-kiri air, bukit, juga pepohonan hijau. Jangan dibayangkan ada televisi ataupun listrik, sinyal ponsel saja susah didapat.

Transportasi di sini menggunakan perahu kecil yang ditarik dengan mesin dan hanya datang tiga kali dalam seminggu: Senin, Rabu, dan Jumat. Belum lagi jika ada badai. Hmmm… hampir semua area yang terbuat dari kayu dan bambu ini habis terseret angin. Dan kalau itu semua sudah terjadi, terpaksa aku dan keenam muridku yang membenahinya kembali. Oh iya, kita belum berkenalan, ya? Aku sudah berbicara panjang lebar saja. Maaf, maaf. Continue reading “Mencintai Takdirku (Cerpen Fiksi)”

Menginginkan seseorang yang kuanggap adik dengan seseorang yang kusukai dulu.

Masih seputar masa lalu. 509 kata.

Maaf kalau judulnya panjang. Aku sedang ingin cerewet saja. Jiehehe. ^__^>

Anyway, ini bukan tentang cowok—si masa lalu yang ada di postinganku kemarin ya. Ini beda orang lagi. *Up’s 😁

Jadi…

Dulu, aku pernah menyukai seseorang. Ini dulu ya, catet. Ini dulu. Dan dulu itu bukan sekarang. Catet lagi. Catet yang bener ya. 📜📜📜. Akan tetapi, dasar aku ini memang tipe si pencoba. Ya, aku coba-coba dulu. Heh, bukan. Bukan mencoba yang itu—mencoba memacari satu demi satu. Continue reading “Menginginkan seseorang yang kuanggap adik dengan seseorang yang kusukai dulu.”

Keajaiban

Karena aku percaya…masih banyaj lagi keajaiban yang akan terjadi di hidupku, 283 kata

Keajaiban by Cinta1668
Gambar diunduh dari Google

K

E

A

J

A

I

B

A

N

Bagiku, 9 huruf di atas, sangatlah familiar. Aku sendiri, Cinta1668, yang sudah diberi kesempatan menghirup udara lebih dari puluhan tahun ini, adalah bentuk keajaiban dari-Nya.

– Bagaimana rasanya tulangku pernah patah dan tersambung lagi, menyatu dengan sempurna, Continue reading “Keajaiban”

22 Mei dan Harapan

22 Mei dan Harapan, 1244 kata

Seharusnya, post ini kutulis tanggal 22 Mei 2017 kemarin. Namun apalah dayaku, aku sibuk dengan persiapan meeting seluruh karyawan, tidak sempat sadar sampai sore hari tiba bahwa hari itu, sekian tahun yang lalu, telah lahir seseorang bernama Cinta Nungky Lestari.

Malam harinya, aku tiba-tiba merasa kesepian, dan aku mengganggu salah seorang sahabat, memintanya untuk menelponku.

Tapi bukan sahabat yang unik namanya, kalau ia tak mendebatku lebih dulu. Ia malah bilang, “aku, setahun lima kali ultah”. Ya sudahlah…mungkin memang sudah nasibku yang kurang beruntung, malah didebat di hari ultahku sendiri dengan bilang… Continue reading “22 Mei dan Harapan”

Aku harap…

Aku harap…348 kata

Aku berbeda dengan perempuan lainnya.

Tubuhku mungil, hanya 150 cm. Kurus, itu dulu. Sekarang sih agak gemuk.

Jari tanganku sama sekali tidak lentik. Apalagi cantik.

Ibuku sering menasehatiku begini,

“Cinta, belilah perhiasan emas, pasanglah di jari tanganmu. Sebuah cincin atau gelang emas. Pasti, Cinta terlihat lebih cantik.” Continue reading “Aku harap…”

Perempuanku

Perempuanku, 908 kata

Hari Kartini memang sudah lewat.

Padahal sebenarnya, dari kemarin, Cinta1668 ingin. Ingin sekali membuat postingan tentang sosok Kartini di masa ini. Namun, dalam hati ini sungguh masih kebingungan.

Siapa sosok yang cocok untuk Kartini di masa ini?

Siapakah gerangan?

Apakah…sosok dosen favorit Cinta?

Apakah…ustadzah favorit Cinta? Continue reading “Perempuanku”

Memilih

Memilih yang Terbaik, 1091 kata

Gambar diambil dari Google

Saat ini pukul 01.00 WIB, aku terbangun dan tak bisa tidur lagi.

Kebiasaanku mengubah jam waktu tidur ini seringkali membuatku tak sehat. Aku sadar itu, namun untuk memperbaikinya terasa sulit. Ngalong, bertingkah seperti kalong (bahasa Jawa untuk kelelawar) mungkin sudah menjadi bagian dari aktivitas blogger, aku pun demikian.

Jadi kuputuskan saja menyelesaikan buku yang harus kubaca. Aku sampai pada halaman 259. Di sana, aku membaca sesuatu tentang “memilih”.

Continue reading “Memilih”

Suka Dukanya Seorang Ojek Online di Cikarang

Suka Dukanya Ojek Online di Cikarang, 1360 kata

Suka Duka Ojek Online di Cikarang
Gambar diunduh dari liputan6.com

10 April 2017

02.11 PM

Ojek Online : Halo, dengan mbak Cinta? Ini dari G***k, posisi di mana ya mbak?

Cinta1668 : Posisi saya di minimarket sebelah masjid Jami’ Babul Huda, pak.

Ojek Online : Sebelah mana mbak? Dekat mana?

Cinta1668 : Itu loh pak, dekat pintu masuk Jababeka I, sebelah kanannya kan ada satu-satunya minimarket pak.

Ojek Online : Oh, mbak maaf, di situ banyak pangkalan ojek mbak, saya nggak berani. Continue reading “Suka Dukanya Seorang Ojek Online di Cikarang”