Aku Juga Punya Hati – Cerbung Fiksi

100_writing_prompts_challenge_by_sunshockk-d5gj6pk.png

100 Writing Prompts Challenge

Days #2 – Treat

*Note : Nama Cinta di sini adalah fiksi. Cinta, si pemilik blog tidak pernah mengalami kejadian serupa. Nama Cinta akan digunakan seterusnya untuk semua cerpen dan cerbung di kategori ini. Harapannya adalah agar penulis lebih bisa memasuki dunia cerita. Selamat membaca. ^__^

***************************************

           Detik tidak pernah melangkah mundur,

Tapi kertas putih itu selalu ada.

 

Waktu tidak pernah berjalan mundur,

dan hari tidak pernah terulang lagi,

tapi pagi selalu menawarkan cerita yang baru,

untuk semua pertanyaan yang tak terjawab.

 

Dua bait puisi Rangga – Cinta dalam film AADC versi Line 2014 yang berdurasi 10:25 menit di atas kutulis karena kisahku kali ini hampir mirip dengannya.

Lanjutkan membaca “Aku Juga Punya Hati – Cerbung Fiksi”

Would you dance with me? – Cerpen Fiksi

100 Writing Prompts Challenge

Day #1 – Dance

Note : Nama untuk cerita fiksi ataupun non fiksi, akan kubuat serupa namaku, Cinta. Tujuannya adalah, agar aku lebih mudah bercerita, dengan menggunakan nama sendiri, aku yakin akan lebih mudah berimajinasi dan masuk ke dalam alur cerita. Jadi, sebenarnya nama Cinta di sini hanya fiksi dan tidak pernah dialami oleh Cinta, pemilik blog sekaligus penulis cerpen ini. Selamat membaca. 😉

************************************************************************

Picture by Google

31 Desember 2016.

Hari ini adalah minggu ke 40-ku di Melbourne – Australia. Bermula dari sebuah ketidaksengajaan. Lebih tepatnya kusebut dengan sebuah keterpaksaan yang dilakukan oleh mama. Minggu, 08 Maret 2016 lalu, aku yang tiba-tiba disuruhnya mengemasi barang-barangku, semuanya, dengan alasan pemindahan tugas kantornya, kita sekeluarga (aku dan mama) akan pindah ke Bali. Bodohnya aku sama sekali tak berpikir bahwa mama mengerjaiku waktu itu. Tiba di airport, ia menyerahkan tiket pesawat ke Melbourne – Australia, paspor, dan visa untuk tiga bulan menetap di sana.

Lanjutkan membaca “Would you dance with me? – Cerpen Fiksi”