XII TKJ2


Tentang anak-anakku, XII TKJ2. 875 kata


Pagi itu…sekolah adalah suasana baru bagiku. Agak syok karena ternyata zaman sudah sedemikian berubah.

Aku yang dulu semasa SMU bukanlah mereka yang sekarang semasa SMK.

Kaget,

Cemas,

Sabar,

Siap-siap…

Begitulah perasaan pertamaku ketika seminggu mengajar dan ditunjuk sebagai Walas (wali kelas) untuk XII TKJ2.

Duuuh bu, TKJ itu terkenal paling bandel di sekolah.

Walah, dapat anak TKJ toh? Sabar ya bu. Siap-siap deh buat kejutan demi kejutan dan kena omelan dari Kepsek.

Seriusan, ibu mau jadi walas TKJ? Yakin mampu?

Seliweran kanan-kiri guru bahkan siswa juga siswi menasehatiku. Aku semakin cemas saja. Sebenarnya, sangat tidak percaya diri. Dan selalu bertanya dalam hati…apakah aku bisa?

Sepulang rapat sekolah yang hampir maghrib itu aku tidak buru-buru mandi, aku malah berkaca. Bukan, bukan. Bukan untuk tahu seberapa cantik atau tidaknya diriku. Bukan pula untuk menghitung jerawatku, berapa banyak yang tumbuh dan berapa banyak yang hilang. Hanya memastikan dan memantabkan diri-sendiri.

Tiba-tiba ada suara-suara kecil yang berlomba dan mengerubungiku.

Cinta, bukankah kamu selalu ingin punya anak? Kamu ingat tidak bahwa kamu pernah bilang, kalau aku bisa punya anak tanpa menikah lebih dulu, aku pasti akan sangat bahagia. Hey lihatlah! Di depanmu, sekarang, Allah memberikanmu 34 anak tanpa harus melahirkan Cinta. Allah memenuhi keinginanmu. Lebih…lebih dari yang kau inginkan!

Lihatlah mereka dengan cinta, bukankah semua yang tidak baik, semua yang mengecewakan akan termaafkan dengan cinta? Seperti namamu, kau selalu bisa melakukan dengan CINTA. Masih ingatkah dulu di perusahaanmu, kau bahkan pernah mendapat julukan sebagai Accounting dan HRD the best buat mereka (anak magang). Mereka, mahasiswa-mahasiswi magang Polindra (Politeknik Negeri Indramayu) bisa curhat denganmu, hal yang bahkan paling pribadi mereka sampaikan. Bukankah kau bisa mencobanya sekali lagi?

Ingat juga anak magang SMK di perusahaanmu, kau mendapat tempat lebih di hati mereka karena kau pendengar yang baik. Tidakkah kau ingin mencobanya, Cinta?

Cinta, Cinta Nungky Lestari dengarkan aku!

Lalu aku tersenyum dan mantap menjawab. “Iya, aku akan mencobanya.”

Lalu, akhirnya waktu pun berjalan. Aku mulai mengikuti suara-suara kecil itu. Melihat mereka dengan hati, juga dengan cinta. Saat mereka nakal, atau ada laporan jelek dari guru bidang study masuk kepadaku, aku akan briefing sebentar. Bersama dengan mereka, anak-anakku, aku confirmasi lagi. Biasanya caraku konseling adalah : aku duduk di meja guru sementara mereka mengerubungiku, terkadang mereka malah lesehan di depanku, lalu satu demi satu akan mengatakan dan menjelaskan versi mereka. Dan jawabannya selalu kompak. Hebat! Kalian solid sekali pertemanannya. πŸ˜„

Tapi, sesungguhnya, dalam hati kecilku, aku berucap syukur dan sering berucap : Subhanallah memiliki mereka rasanya menyenangkan.

Ternyata…memiliki 34 orang anak tanpa melahirkan terlebih dahulu itu adalah anugerah.

Pernah mereka marah padaku karena aku tidak masuk kelas mereka dua kali pertemuan karena pulang kampung dan UAS. Lalu entah kenapa Kepsek menyalahkan mereka. Mereka tidak mau membalas chatt-ku di group wa. Ini juga kompak. Lagi lagi, aku harus acungkan jempol untuk kesolid-an mereka. Kompak sekali. Dan aku sadar mereka marah.

Lalu apakah aku tersinggung?

Tidak. Justru aku senang. Aku tahu, mereka marah karena mereka sayang. Mereka marah karena mereka peduli.

Apa buktinya, Cinta?

Simple. Aku hanya menaruh diriku di posisi mereka. Saat aku dicuekin dan dijauhi oleh orang yang kusayang, pasti sedih. Pasti marah.

Dan aku seketika sadar…itu alasan mereka marah. Mereka menyayangiku.

XII TKJ2,

Kalian sebentar lagi ujian. Harus rajin belajar ya. Terimakasih karena memberikan kesempatan kepada ibu, untuk menjadi orang tua kalian selama di sekolah.

1. Aminudin, kata bu Leli, bahasa Inggrismu jago, pertahankan! πŸ‘

2. Erika, ibu akan selalu ingat suaramu yang cempreng dan menggelegar saat memanggil : IBUUUUU. πŸ˜†

3. Deni, Hafidz, Imron, Syahlani, Ramdan, Aldiansyah, Rizal, Ari jangan telat masuk di pelajaran Bahasa Indonesia dan jangan bikin ulah di pelajaran Bahasa Inggris.😑

4. Yani, kamu nyeleneh sekali, sikapmu yang aneh itu, pasti ibu akan kangen nanti. πŸ˜…

5. Oman, Syaeful : kalian berdua yang terbaik di kelas sebagai pemimpin. Bimbing teman-teman kalian menjadi lebih baik ya. 😊

6. Shiva, Dela, Cica, ibu pikir muka kalian mirip, makanya dulu itu, ibu susah banget bedainnya. 😁

7. Ika, Siti Fatimah, Nurhayati, Ratnasari : apa ya, hmmm…kalian di kelas juga terbaik, ibu susah mau nyebutin kurangnya kalian. 😊

8. Ade, Putri pas jadi couple di Romeo & Juliet, kalian dapat banget chemistry-nya. Keren! πŸ‘

9. Rahel, Deni, Erika, Sahroni, Aldiansyah. Jangan sering nggak masuk, kalian udah mau ujian. Inget ya. 😈

10. Hobir, kamu makin seksi aja. 😁 Harusnya hobby jalan-jalanmu itu bisa mengurangi berat badanmu nak. Pertahankan posisimu sebagai Muadzin ya.

11. Luthfi, dapat pujian dari pak Alfian loh. Katanya kamu anak baik. πŸ‘πŸ‘πŸ‘

12. Bebby, kamu kalem banget sayang, pertahankan ya! Ibu suka! πŸ‘

13. Madan, Aminudin, Syaeful. Tahu nggak sih? Kalian itu idolanya anak AK. Kata mereka kalian ganteng *Ups ini bocoran. πŸ˜πŸ˜†πŸ˜…

14. Yudi. Ibu inget sekali waktu anak-anak lain niat ngerjain ibu pas hari guru, cuma kamu yang nggak tega ngerjain ibu dan ngasih pinjem pulpen. Terimakasih ya. πŸ˜‡

15. Afifah, kamu buat ibu bangga nak, karena menang lomba Hijabers acara Rohis di sekolah. πŸ‘

16. Dandi, kata Risha kamu kaka Rohis yang baik. 😊

17. Indah, gimana sakit cacarnya, udah sembuh belum?

15. Aji, Ardi, Dzurotun, Martika Sari, kalian aman, ibu belum dapat komplain perihal kalian. 😊

Anak-anakku, maaf ibu harus pergi. Doa ibu pasti dan selalu yang terbaik untuk kalian.

Status WA hari ini khusus untuk kalian. Maaf ibu harus pergi. Semoga kelak, kalian mendapatkan ayah atau ibu baru yang lebih sayang, lebih baik, dan lebih sabar dari ibu ya.

Jangan sungkan, curhatlah kalau ada masalah. Mainlah kalau kangen. Rumah ibu selalu terbuka untuk kalian. Anak-anakku.

Sayang kalian semua. ❀❀❀

19 respons untuk β€˜XII TKJ2’

  1. Terima kasih ibu, tak terasa waktu cepat berlalu . disetiap pertemuan pasti akan selalu ada yang namanya perpisahan, terima kasih karena sudah mengajari kami, membimbing kami, menasehati kami dan apapun itu . mohon maaf jika ada tutur kata atau tingkah laku saya pribadi yang kurang baik mohon dimaafkan .. Semoga ibu selalu diberikan kesehatan dan rezeki yang berlimpah oleh Allah SWT . Aamiin

    Disukai oleh 1 orang

  2. Terima kasih ibu, tak terasa waktu cepat berlalu . disetiap pertemuan pasti akan selalu ada yang namanya perpisahan, terima kasih karena sudah mengajari kami, membimbing kami, menasehati kami dan apapun itu . mohon maaf jika ada tutur kata atau tingkah laku saya pribadi yang kurang baik mohon dimaafkan .. Semoga ibu selalu diberikan kesehatan dan rezeki yang berlimpah oleh Allah SWT . Aamiin

    Disukai oleh 1 orang

  3. Perpisahan memang pasti akan terjadi karna perpisahan sudah menjadi takdir setiap yang bernyawa, tetesan air mata mengalir membasahi pipi😭 tapi apapun alasanya semua memang harus di jalani, dengan rasa kecewa karna perpisahan harus cepat terjadi, jangan pernah lupain kami bu disini kami semua pasti gabakal bisa lupain walas sebaik ibu meskipun kami selalu buat masalah tapi ibu tidak pernah menghukum kami ibu hanya selalu memberikan kami nasihat agar kami bisa baik lagi, pasti saya pribadi yang bakal kangen banget sama semua nasihat nasihat ibu, ibu walas terbaik yang pernah saya kenal selama iniπŸ‘ sukses selalu bu

    Disukai oleh 1 orang

    1. Pasti, tidak akan lupa sama Dandi dan kalian semuanya. Tujuh bulan terasa sangat singkat buat ibu.

      Amin, terimakasih doanya. 😊
      Sukses jg buat Dandi, dan semua anak XII TKJ2 semoga kalian semua lulus dg nilai yang memuaskan. Amin πŸ˜‡

      Suka

      1. Halo jg kak Cinta 😍 , salam kenal aku anak baru.. πŸ˜‚.
        Iya kak dulu walu kelasku juga kaya kak cinta masih muda , dan kelasku terkenal bandel.
        Duuh Jadi kangen sama beliau, 😭😭😭

        Disukai oleh 1 orang

      2. hihi msa? Wuah samaaa brrti.

        Justru smakin bandel siswanya, semakin bnyak tantangannya, semakin menyenangkan, Umi. 😊

        Putih abu-abu dalam kisahku jg tak prnah trlupakan. Selalu menyenangkan. πŸ˜€

        Suka

    1. Hehe…q skr aja baru nyadsr Ikha, btp berat utk menjadi guru yg sabar. Dan jg bnr2 brsyukur krn memiliki guru2 yg baik dan sabar.

      Amin…amin…Ya Allah. Terimakasih doanya Ikha, doa yg terbaik pula utkmu. Insya Allah disampaikan salamnya. 😊

      Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s