Karena semuanya perlu waktu


Tak perlu tergesa…biarkan waktu menunjukkan cara ajaibnya. 335 kata.


My new look with glasses

 

Mencoba sesuatu yang baru memang bukanlah hal yang mudah.

Kenapa?

Tentu saja karena kita belum terbiasa. Ada saat di mana suatu zona terlalu nyaman dan sulit untuk ditinggalkan. Aku pun demikian. Ya…karena aku juga manusia biasa.

Tidak mudah bagiku untuk menyesuaikan diri dengan kacamata baruku. Tidak mudah kulalui hariku tanpa mengganggu ia, seseorang yang kucinta. Beberapa hari kemarin juga tidak mudah bagiku menyesuaikan diri dengan ketiga pekerjaanku sekaligus dalam waktu hampir bersamaan.

Tadi pagi senyumku palsu. Tadi pagi aku masih memakan nasi yang tetap menyerupa wajah seseorang. Tadi pagi aku masih sering tersedak ketika minum air putih beberapa kali. Masih sama, masih batuk-batuk dan sesekali menimbulkan suara mengerikan yang menyayat-nyayat leherku karena aku susah tidur hampir setiap malam.

Tapi…alhamdulillah, Tuhan Yang Maha Baik mempertemukanku dengan mata-mata tak berdosa itu. Mata-mata malaikat yang lucu, menggemaskan, dan terkadang membuatku tak tahan memeluk mereka satu demi satu. Mereka anak-anakku, anak-anak didikku yang pintar dan mahir sekali berbahasa Inggris.

Ada Nadin yang bilang, “aku mau ditemenin miss Cinta saja.”

Ada Zacky yang melucu waktu ditanya Miss Nur…”terserah deh miss, aku mau dikasih PR berapa, yang penting aku boleh pipis aja, udah nggak tahaaaannn!” πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Ada yang menarik-narik tanganku, namanya Keneth (kalau tidak salah, aku belum sepenuhnya hafal nama-nama mereka). Dia kekeh pengin ditato tangannya seperti tatonya Miss Cinta. πŸ˜‚

Ada Theo yang ditanya Miss Nani…”Kamu berasal dari mana?”

“Asal Theo ya dari Indonesia lah mis, miss gimana sih, masa nggak tahu?”

“Maksudnya di-English-kan, Theo, kalau itu sih miss sudah tahu!”

Dan aku yang di sebelahnya tidak tahan ngakak sejadinya. πŸ˜πŸ˜‚πŸ˜…

**********************************************

 

Anak-anakku, kalian mengagumkan. Oh Tuhanku, puji syukur kupersembahkan hanya pada-Mu. Alhamdulillah aku bahagia. Tidak pernah aku merasakan kebahagiaan seperti ini sebelumnya selama bekerja. Aku mencintai mereka juga mencintai pekerjaanku, sungguh!
Aku jadi bertanya-tanya. Akan seperti apakah anak-anakku kelak?

Apakah juga akan menggemaskan seperti mereka?Β πŸ’•πŸ’•πŸ’•β€β€β€β€β€Β πŸ˜πŸ˜πŸ˜

#intheeyesofachild

#mychildren

#mynewfamily

#perubahan

#newchange

#mylovelylife



Tulisan ini diikutsertakan dalamΒ Obrolin’s Monthly Challenge dengan topik “September Ceria”Β juga sudah diposkan di instagram Irofaruk

#Obrolin #OMC #YukMenulis

23 respons untuk β€˜Karena semuanya perlu waktu’

    1. iya maksudnya henna.
      ternyata mereka memperhatikan henna-ku, Ikha. Sampai ada yang bertanya…koq tiap minggu ganti-ganti sih, tatonya?πŸ˜πŸ˜‚πŸ˜…

      Penginnya sih gtu, lah tp nnt ga kondusif dunk say, bukannya belajar malah henna-henna an haha πŸ˜…

      Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s