Ucrit dan Ucrut


Karena setiap panggilan sayang akan membekas di hati. 😇, 417 kata

Iklan

Gambar diunduh dari Google

 

Alhamdulillah, selesai sudah meeting diskusi ruang Obrolin Serius malam ini. Hffttt lega rasanya. 😇

Tapi, entah kenapa aku belum bisa tidur. Aku teringat kisah tadi siang, di mana salah satu teman kantor membuatku geram dan aku wes kadung (bahasa Jawa yang berarti : terlanjur) sayang dan tak bisa marah, maka muncullah panggilan itu. 

“Duuuhhh, Ucrut. Diem dulu gih, aku masih perlu menyiapkan materi diskusi nanti malam nih!” Panggilanku kepada Bella seketika berubah menjadi Ucrut.

Ucrut?

Siapakah dia?

Apakah dia begitu berarti sampai-sampai aku salah panggil orang?

Jawabannya : Bukan.

Bukan demikian, sayang.

Sebenarnya Ucrut adalah panggilan sayangku pada keponakan, si Habibah dan Risha.

Ada dua panggilan loh.

Ucrit : adalah ketika Risha (keponakan yang gede, usia 13 tahun) bertingkah sangat menyenangkan, so lovely. Biasanya, kalau sudah begini, reflek spontan meluk akan muncul sambil bilang…”Uuuucriiiittt sayangkuuuuhhh. Muah.”

Lalu, si Risha akan beristighfar, “Astaghfirullah, tante Cinta, Risha masih normal. Makanya segera nikah, tante, segera! Lepasin tan…lepasin!”

Dan aku tidak peduli, aku makin kencang saja memeluknya. 😀😆😅

Habis, aku tak tahu lagi cara mengucapkan sayang selain begini. Maafkan Risha sayang, maafkan ya, Ucritku.

Dan hal ini juga berlaku buat adek Risha, si kecil Habibah. Karena ia masih berumur lima tahun dan cadel, maka kuganti sebutan Ucrit menjadi Uclit. 😁😅😆

Ucrut : adalah ketika Risha bertingkah sangat menyebalkan dan membuatku marah. Namun apa daya, aku tak bisa marah padanya karena terlalu sayang. Biasanya bentuk marahku akan bertransformasi menjadi mimik wajah dengan hidung dikerutkan dan mata dilebarkan. Ya, persis seperti itu sambil bilang…”Ucruuuuuttt, awas yaaa…!”

Dan Risha akan ngakak sejadinya melihat mimik mukaku yang super-duper jelek. 😁😂😅

Ini juga berlaku buat Habibah. Ucrut akan berubah menjadi Uclut.

Kali pertama, kakak kandungku, mbak Is, memarahiku karena aku memanggil Ucrit dan Ucrut, juga Uclit dan Uclut. Tapi…lambat laun, yang terjadi adalah…mbak Is malah mengikutinya. Panggilan sayang itu jadi trend center loh! 😁😂😅

Dan sekarang. Aku memanggil teman kantor yang kusayang, Bella namanya. Aku panggil dia Ucrit dan Ucrut. Aku akan memeluknya dengan erat saat mengatakan Ucrit dengan nada manja memanjang. Dan aku akan memakai mimik muka jelekku ketika aku mengatakan Ucrut padanya ketika ia bertingkah menyebalkan. Lalu kami tertawa.

Ah kalian. Aku sayang sekali kalian.Ucrit dan Ucrut-ku. Aku masih ingin menambah koleksi Ucrit dan Ucrut.

Setiap kali aku sayang seseorang, aku akan menyematkan nama ini padanya.

Karena aku sayang. Terlalu sayang. Terlanjur sayang. 😍😍😍

Ah aku jadi bertanya-tanya. Apakah pada suamiku nanti, aku juga akan menyematkan nama Ucrit dan Ucrut?

Entahlah…entahlah. Tak usah dipikirkan. Aku hanya ingin menyayangi. Ingin bahagia dan memberi. Itu saja. Cukup!

15 thoughts on “Ucrit dan Ucrut

  1. Haha..emang Cinta itu kece abis plus dg konyol2nya, lucu…
    Ada2 aja pnggilannya. Tp aku ngrti kok sensasi saat ngucapinnya, soalnya aku jg sesekli mengucapkan ujaran2 konyol semacam itu pd adik2ku, bhkan pd isteriku saat aku pngen meluknya, wkwkwk…

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s