Sedikit Takut


Sedikit Takut, 584 kata

Iklan

Bismillah…

Cinta punya niatan selama bulan suci Ramadhan, post Cinta akan membahas sedikit ayat Al-Quran yang Cinta baca. Semoga setiap ayatnya tidak menimbulkan kesombongan. Semoga setiap huruf demi hurufnya menimbulkan cinta dan ketakwaan Cinta kepada-Nya, selalu. Amin.

********************************************

Kemarin siang, tepatnya tanggal 25 Mei 2017, hari Kamis siang, Cinta mendapat kabar yang kurang bagus. Penyakit adek Dika yang telah berganti nama menjadi adek Fachri, kumat lagi. Ia yang empat hari telah pulang dari RS. Kariadi Semarang, sekarang harus kembali meringkuk di RS. Siti Khodijah Pekalongan.

FYI, adek Fachri punya penyakit di mana dalam tubuhnya, ada virus yang menyerang kekebalan tubuh sehingga sangat rentan terhadap semua penyakit. Virus apa itu? Mohon maaf…bagian ini agaknya biarlah menjadi rahasia kami saja. Mohon untuk beberapa orang yang kemarin Cinta beritahu agar dapat menyimpan baik rahasia ini. πŸ™πŸ™πŸ™

Sepulang dari RS. Kariadi, suhu badannya sudah normal. Adek tak lagi demam, alhamdulillah.

Adek Fachri dan almarhum kakak Dian setahun ini tak pernah normal suhu tubuhnya, naik-turun-naik-turun-naik-turun seperti roller coaster.

Saat Cinta membayangkan hal itu, air mata ini akan meleleh lagi. Ya Allah, begitu berat derita yang harus dialami kedua anak kembarku (keponakanku) itu.

Anak sekecil itu tak dibiarkan mengeluh. Bagaimana cara mereka mengeluh? Untuk berbicara saja belum bisa.

Ah, Cinta jadi tersadar…mungkin kepergian kakak Dian adalah yang terbaik. Kakak Dian mungkin sudah tidak kuat lagi. Kakak Dian juga pasti ingin bahagia. Dan Cinta yakin, kini kakak Dian sudah bahagia.

Adek Fachri sudah sembuh. Iya, itu benar. Itu kemarin, empat hari lalu. Kami sekeluarga dan saudara dekat menyambutnya dengan riang. Tentu saja. Tapi kemudian…salah seorang penjenguk ada yang pilek. Tertularlah adek Fachri karena kekebalan tubuhnya berkurang hampir tak ada. Malam harinya demam sampai 40 derajat Celcius dan esok harinya harus kembali lagi ke Rumah Sakit.

Sebulan di Rumah Sakit kemarin, kakinya lecet karena bekas infus. Tangannya juga banyak bekas tusukan infus. Hatiku tersayat mendengar suara kakakku yang menjelaskan via telepon. Empat hari pulang dan sekarang adek harus dipasang infus lagi.

Lewat video call WhatsApp tadi siang, aku bisa melihatnya. Aku menyentuh pipinya lewat touchscreen ponselku. Ah, tangannya diinfus lagi. Kesal sekali melihatnya.

Adek Fachri gemuk sekarang. Hanya saja mukanya tampak pucat.

Penyakit adek Fachri seolah-olah bom yang bisa meledak kapan saja. Sewaktu-waktu. Dalam satu hari, ia bisa membaik, dan dalam beberapa hari berikutnya bisa memburuk. Steril. Semua yang di sisi dan di dekat adek harus steril dari kuman, virus, dan penyakit.

********************************************

Tadi siang Cinta berjanji membaca sepuluh ayat pertama surat Al-Kahfi yang diyakini sebagai obat penurun panas. Tapi…janji itu baru sekarang terpenuhi. Maafkan ya, adek Fachri sayang. Maafkan tante Cinta. 😒πŸ˜₯😭

Lalu…Cinta teruskan beberapa ayat di halaman 554 Surat ke 62, Surat Al-Jumu’ah dan Cinta sampai pada ayat 8 yang isinya :

Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang kamu kerjakan.”

Selama ini, setiap kali Cinta galau, sedih, atau kecewa. Jika Cinta menyentuh kitab suci Al-Quran, maka ia akan memberikan jawaban atas semua kebimbangan dan kesedihanku.

Malam ini. Ya, malam ini, Cinat sedikit takut. Jangan jangan…

Astaghfirullah. 😰😨πŸ˜₯

Tidak. Semoga tidak. Semoga adek Fachri tetap diberikan umur panjang.

Janganlah Engkau sia-siakan perjuangan kami, wahai Zat Yang Maha Menyembuhkan. Berilah anakku kesempatan lebih lama hidup di dunia.

Cinta janji. Cinta berjanji, akan mengajarkannya kebaikan. Arti ketulusan. Jiwa penolong dan dermawan. Juga sedikit ilmu yang Cinta punya. Berikan saja kami sedikit kesempatan. Itu saja. Kami janji akan melakukan yang terbaik untuknya. Cinta tidak akan lengah, insya Allah. Hanya itu inginku Ya Robb, kabulkanlah. Amin.

25 thoughts on “Sedikit Takut

  1. Adek Fachri ini ternyata kembaran kakak Dian yang telah berpulang ya…saya ikut prihatin mbak Cinta apakah penyakit mereka sama mbak? kasihan sekali ya mereka ….semoga Adek Fachri segera diberi kesembuhan oleh Allah swt. Aamiin….

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s