Sedih itu…


Aku Sedih Sekali, 757 kata

Iklan

Sedih itu…

saat kau dihadapkan pada peristiwa yang sama-sama penting.

Di satu sisi : keluarga, di lain sisi : perusahaan.

Dulu, aku tak pernah susah memilih, jika harus memilih antara keluarga dan perusahaan, pasti dalam satu detik pun, aku akan menjawab : KELUARGA.

Tapi…

terkadang, ada situasi yang menjadikan keduanya penting.


**********************************************

Di postingan kemarin, aku bilang kalau kepalaku suka sekali menari-nari berputar-putar tak karuan bukan?

Berbekal penasaran karena tak berhasil sembuh setelah minum susu Dancow Excelnutri,

Please jangan komplain kenapa Cinta1668 lebih memilih susu untuk anak ya, aku terlanjur suka saja. Jika dibandingkan susu untuk orang dewasa dengan embel-embel High Calcium-Low Fat. Susu anak lebih ramah buat lambungku yang pernah kena magh akut. Itu saja sih alasannya. 😊

Btw, ngomongin susu anak. Aku pernah juga mengkonsumsi susu anak untuk usia di bawah lima tahun karena otakku terasa overload alias nge-hang hampir lupa mengingat nama setiap orang bahkan lupa nama orang terdekatku. Ketika aku dengan antusias membicarakanΒ Si centil Risha dan si introvert Aisyah, atauΒ si kembar, aku akan lupa menyebutkan nama mereka. Itu sudah keterlaluan tingkat dewa menurutku, makanya aku kembali mengkonsumsi susu formula anak usia BALITA dengan kandungan omega 3 dan DHA terbanyak. Meski berdampak dengan kenaikan 3 kg berat badan, dan si Risha yang selalu ketawa ngakak sembari mengejek ketika aku meminumnya,Β alhamdulillah penyakit amnesia sementaraku sembuh. Aku normal kembali dan bisa mengingat semua nama teman, sahabat, bahkan ke-9 ponakanku. πŸ˜‡

Ups, melenceng jauh dari topik. Maaf maaf. ^__^>

Balik lagi ke point semula.

Setelah susu tak bisa menyembuhkan sakit kepalaku, aku mencoba obat sakit kepala. Mencoba kerokan kemarin. Mencoba minum tolak angin setelahnya. Tak juga sembuh. Tidak sama sekali.

Aku ke dokter lagi.

Dan, pak dokter yang ganteng, hitam-manis itu bilang : Mbak terkena vertigo. Sejak kapan terjadinya mbak?

Cinta : Sudah tiga hari. Saya kira masuk angin karena ada rasa mual setelah bumi berputar dengan kencangnya, lalu muntah. Tapi pak dokter, kenapa saya tidak merasakan sakit sama sekali di kepala? Hanya berputar saja. Hanya itu.

Pak Dokter hitam-manis : Ya memang begitu kalau vertigo mbak. Kalau bangun tidur lebih sering kumat kan?

Cinta : Iya benar sekali pak.

Dalam hati senang, karena cuma pak dokter yang mengerti perasaan saya. *baper 😭😭😭

Pak dokter hitam-manis : Kalau pindah posisi akan begitu. Contoh : jongkok, tidur, berdiri. Setiap pindah posisi, jangan langsung berdiri, beri waktu sejenak 5-10 menit baru berdiri.

Cinta : Lalu, bagaimana nanti kalau saya jalan-jalan pak? Akan kumatkah? Kalau saya snorkeling atau naik banana boat, buminya ikut goyang juga nggak pak? Saya ada acara family gathering hari Sabtu-Minggu ini pak, harus naik kapal juga selama tiga jam. Bagaimana kalau bumi saya berputar lagi? 😨. Kalau bisa ditambah saja persediaan obatnya untuk hari Sabtu-Minggu, nggak kebayang saja nanti betapa merepotkan diri saya kalau kumat. Panitia yang harus mengurus malah diurus. Duuuuhhh merepotkan! 😱😡😞

Pak dokter hitam-manis pun langsung tak tahan tertawa.

Pak dokter hitam-manis : Nggak mbak, minum obat sekali saja sudah hilang koq bumi berputarnya. Santai saja. Obatnya tidak ada antibiotik, jadi bisa diminum saat kumat saja, bila sudah normal, hentikan minum. Jangan lupa dibawa saat perjalanan jauh nanti ya mbak.

Cinta : Iya pak dokter, terimakasih.

***********************************************

Sedih itu…bukan karena aku sakit dan harus tetap ikut family gathering perusahaan. Sungguh bukan itu. Sakitku bisa dikondisikan. Aku yakin itu.

Tapi sebenarnya, sedih itu…saat ponakanku, si kembar, adek Dhika dalam keadaan yang sama pula. Sakit. Demam sampai 41 derajat Celcius. Meringkuk dan menangis semalaman di Rumah Sakit selama dua hari ini dengan vonis tipes dan sampai sekarang belum bisa pulang.

Sedih itu…saat bocah berusia satu tahun lebih dua bulan yang super gemuk menjadi kurus. Berkali-kali berusaha melepas selang infus sambil menangis.

Sedih itu…saat aku dalam perjalanan ke bank BRI Cabang Vila Mutiara Cikarang untuk mengambil Surat Perjanjian Investasi, ketika di sela jalan, adekku, Nunuk menelepon tanpa kutahu. Ketika kutelepon balik, ia berkata…

“Bukan aku yang menelepon mbak, tapi adek Dhika. Tadi sempat mainan ponsel dan memencet nomor telepon mbak Cinta.”

Sedih itu…seolah si bayi mungil itu begitu ingin aku datang menjenguknya lewat pertanda telepon salah pencet tadi tapi aku tak bisa.

Sedih itu…saat aku teringat, ketika aku pulang kampung, aku sering menculiknya begitu saja dari kamar ibunya dan memindahkannya ke kamarku. Di sana, ketika adek Dhika bangun, ia tidak menangis, malah mengajakku tersenyum. Seringkali adek Dhika mencengkeram hidung, mata, pipi, dan alisku sambil berbicara dalam bahasa yang tak kumengerti tapi aku tahu, itu adalah ungkapan sayangnya untukku.

Sedih itu…saat aku hanya bisa mengatakannya lewat ponsel dan bilang,

“Maaf sayang, tante Cinta tidak bisa datang…”

Sedih itu…ah sudahlah!

Aku begitu sedih hingga tak bisa berkata apa-apa lagi.

Tolong doakan Adek Dhika ya Lovers, doakan ia baik-baik saja. Amin.

41 thoughts on “Sedih itu…

    1. Iya mas, Vertigo, ini efek operasi pasang dan ambil pen dua kali…buminya skr menari-nari πŸ˜πŸ˜…πŸ˜‚

      owh ga boleh mnum es trll bnyak tah? Baru tahu πŸ˜…

      Sentuhan suami…duuuh berat sekali obatnya itu. Nunggu punya misua, lama dunk smbuhnya mas Nur 😱😭😭

      Doain adek Dhika cpt smbuh ya mas, skr lg di RS *syediiiihhhh

      Suka

      1. iya… mabok kan vertigo, obat yang diberikan dokter biasanya namanya beda-beda tapi isinya dimenhidranat, sama dengan kandungan antimo. Kalau ada pengobatan masal kita biasa pakai antimo tapi kita hilangkan wadahnya, karena masyarakat awam mana mau vertigo dikasih obat antimo, tapi bila wadahnya hilang mereka mau karena tidak tahu kalau itu antimu, dan alhamdulillah bisa sembuh juga. Tapi bagi cinta jangan dicoba ya… yang jelas periksa ke dokter saja, kalau bisa dokter yang putih tampan, jangan yang hitam manis

        Disukai oleh 1 orang

      2. wkwkwk yg ini dokternya hitam manis kang Nur…

        kl pas dokter gigi itu putih dan tampan, Cinta bhkan udah akrab. Duuuh ketahuan srg sakit gigi πŸ˜…

        Ga koq kang Nur…bukan Antimo. Namanya apa ya? Sebentar…

        Namanya Histigo kang Nur

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s