Ai, Shin, Sei

Novel yang belum selesai kubaca, 394 kata

Ai, Shin, Sei
Diedit dengan Instagram

Aku tak ingin menghapus kisah persahabatan kita. Namun, harus kuakui, terkadang sebuah rasa dimulai dari kata “sahabat”.

Jika kita tidak bertemu. Jika kau tak menyapaku, tentu kita tidak akan saling kenal, bukan?

Jika sudah kenal dan saling nyaman, bukankah kita akan bersahabat dengan sendirinya?

Nyaman. Melengkapi. Menasehati. Menghibur. Berdebat. Bertingkah menyebalkan hanya untuk memancing marah dan itu pun sengaja. Namun keduanya tak terpancing marah, malah berakhir dengan tawa lebar. Hal-hal kecil yang indah, yang membuat waktu tidurmu menjadi lebih nyeyak karenanya. Rasa yang aneh di kali pertama. Dan akan ketagihan di kali berikutnya. Lanjutkan membaca “Ai, Shin, Sei”