Aisyah Versus Risha


Aisyah Versus Risha, 1278 kata

Iklan

~ Aisyah ~

Nama lengkapku adalah Asiyah Labati. Aku lahir 09 Februari 2003. Nama panggilanku Ais.

Labati…nama belakangku ini agak aneh bukan? Hihi, tapi ya begitulah. Seaneh apapun, memang itulah namaku. Setidaknya, aku bangga saat tahu betapa nama itu sangat diinginkan ayah dan ibuku. Kuanggap saja itu tanda cinta mereka. Saat ditanya, kenapa nama belakangku begitu aneh? Tahu tidak, jawaban mereka apa?

Labati itu berarti untung, nama itu juga sangat langka karena begitu susah kami memperolehmu, anakku.

Hmmm, tadinya aku sempat bingung, susah kenapa?

Ternyata setelah mengorek hampir semua informasi dari mbah bu’e dan beberapa tante-tanteku aku tahu apa maksud langka itu. Ya….benar! Aku memang anak langka yang dilahirkan dari rahim ibuku setelah 12 tahun terlewat dari usia pernikahan mereka. Ibuku yang bernama Dewi Masitah tidak seperti wanita kebanyakan. Dalam rahimnya terdapat protoplasma yang menyebabkan ibuku susah memiliki keturunan. Tiga kali keguguran dan berulang-ulang. Betapa malang ibuku, betapa untuk mendapatkanku ibu telah lama menanti juga menderita.

Tapi…penantian itu berbuah manis.

Benar kata pak ustad kalau kesabaran selalu ranum buahnya. Setelah sepupu ibu lulus spesialis kandungan UNDIP, ibuku menjadi pasien pertamanya. Om Inu Mulyantoro namanya. Pengobatannya gratis Ita, Ita hanya membeli resep obatnya saja, dan yang saya butuhkan hanya kepercayaan Ita sepenuhnya kepada saya, insya Allah saya akan memberikan resep hingga Ita bisa memiliki keturunan. Begitu kata om Inu.

Dan singkat cerita, ibu diberikan sejenis obat untuk perekat agar janin dalam kandungan tidak luruh. Selama sembilan bulan, ibu tidak boleh naik motor, tidak boleh merias pengantin, mendekor gedung atau acara-acara pernikahan. Tidak diperbolehkan juga sekedar menjahit baju-baju pengantin. Pokoknya di sembilan bulan itu, ibuku harus bedrest.

Alhamdulillah…waktu yang ditunggu akhirnya datang. Bayi mungil nan cantik lahir ke dunia. That’s me, hehe. 😊 Welcome to the world Ais.

Ais kecil sering sakit. Ais kecil bahkan sempat dilarikan ke rumah sakit karena penyakit ISPA. Alhamdulillah, begitu keluar dari rumah sakit, Ais menjadi gemuk. Sampai sekarang masih gemuk. Tapi tinggi. Gemuk, tinggi, hitam, manis, imut. AisΒ introvert tidak seperti Risha yang ekstrovert. Tapi Ais selalu lebih pintar dari Risha, horeeeee…! *Risha jangan protes ya?!😝

Itu kata orang yang menyaksikanku tumbuh saja sih, hehe. Tapi kalau kata orang, aku tidak begitu percaya. Aku lebih percaya kata tante Cinta. Kalau tante Cinta bilang aku cantik dan imut, berarti memang demikian adanya. FYI, tanteku jarang berbohong soalnya, jarang sekali. Pernah sih satu dua kali berbohong, tapi entar mulutnya sendiri yang ngakuin kebohongannya, dasar tanteku, tante paling cerewet sedunia! Btw, kalau mau mendeteksi tante bohong atau tidak, lihat saja matanya, kalau lagi ngomong terus tuh mata tidak fokus berarti tante lagi bohong. Atau kalau tangan atau kakinya gerak-gerak kayak orang grogi gitu, itu artinya dia lagi ngarang kebohongannya terus tidak bisa menemukan. Huahaha, kasihan deh tante Cinta. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Tapi…Ais mau ngaku. Ais sayang tante Cinta. Sayang banget. Kadangkala ngiri kalau tante Cinta pasang PP facebook selalunya sama Risha. Mentang-mentang tinggal berdua di Cikarang terus Ais di kampung…Ais dilupain gitu saja. Hiks. 😭😭😭

Tapi…tidak masalah. Bolehlah tante Cinta milik Risha kalau di Cikarang. Tapi kalau di Pekalongam, tante Cinta itu milikku seorang, titik nggak pakai koma! Risha dan ketujuh ponakan lainnya tidak boleh merebut tantekuh!😝

Ini foto aku bareng tante Cinta1668 sebelum FB nya di-off-in. Mesra banget kan kita? 😁 Iyalah, kan sehati hehehe 😍😍😍

 

Yang sebelah kiri, yang mukanya keliatan separuh doank kayak hantu, hiiii syereemmmm, itu Risha πŸ˜…. Aku yang keringatan, yang sebelah kanan. Nggak apa deh keringatan, tetep cantik kan? πŸ˜ƒ

 

Benernya sih dua foto ini sama foto yang atas maksudnya mau niru gaya selebgram. Ituloh.. Rasyifa dan AisyahAqiila πŸ˜‚πŸ˜…πŸ˜.

 

~ Risha ~

Hai hai semua. Kenalan dunk. Nama lengkapku adalah Risha Hanizah. Aku lahir tanggal 03 Januari 2003. FYI, aku ponakan tante Cinta dari kakak ketiganya. Kalau Ais dari kakak pertama. Tadi lupa nyebutin kan, Ais?! Makanya jangan terlalu tegang Ais…santai kayak di pantai. Hahaha.

Aku ekstrovert,

Aku gaul abis,

Aku usil,

Aku rame,

Aku sekretaris OSIS di SMP-ku,

Aku koordinator PASKIBRA,

Aku suka ikut lomba : puisi, baca Al-Quran, PASKIB. Meski jarang menang tapi pernah juga loh menang…aku pernah dapat uang beasiswa, dapat tablet, juga dapat piala. Dan rasanya itu…hahay, BAHAGIA. Cara ekspresikan diri : belajar dari tante, tante sering bilang, DREAM BIG Risha, dan wujudkan! Do Action, now or never! Jadilah Risha begini.

Oh ya, karena Risha ekstrovert jadi banyak yang suka dunk. Seumuran yang katanya masih bau kencur ini…Risha pernah pacaran lebih dari 9x, kurang banyak apa coba? Hahaha. Makanya Risha suka ngecengin tante yang belum bisa move on juga…

tante Cinta, jangan jadi JONES DUNK! 😝😝😝

Tante Cinta asyiiiik orangnya. Kalau bareng dia, berasa banget kalau tante lupa umur. Mau mau aja dikerjain, dan nurut-nurut aja. Kalau nonton bareng tante, seru loh. Tiketnya sih cuma Rp. 100.000 bisa dapat berdua. Tapi makannya itu loh. Aasiiiiiikkkk boleh minta apa saja, sepuasnya. Dari popcorn porsi gede, minuman, kentang goreng, hot dog. Pokoknya semua yang ada disitu harus dibeli. Kalau tidak nih ya, paling aku bilang gini…yaaahhh tante pelit amat sama ponakan, garing deh, nanti Risha bilangin ibu loh, tante pelit! Dan tante selalu takut kalau bawa-bawa nama ibu akuh. Haha. Horeeeee, aku menaaaaannnggggg!

Tapi…harus aku akui. Manusia tuh nggak ada yang sempurna. Mungkin karena aku terlalu ekstrovert kali ya, aku jadi tidak begitu pintar. Ais yang selalu menang. Ya sudahlah…manusia kan ada lebih dan kurangnya, bukankah?

Aku tuh sebel banget kalau pas tante Cinta pulkam. Dia lupain aku dan direbut sama Ais. Aku BETE. Pas ke kolam Renang Owabong lebaran kemarin, aku dicuekin, sampai pengin nangis tapi tante nggak peduli. Cekikikan saja di belakang. Sepanjang perjalanan, foto-fotoan saja sama Ais. Aku dilupakan. Beneran pengin nangis. Akhirnya tante nyadar terus nanya gini :

Risha, kenapa sih, koq cemberut saja?

Tuh kan, apa kubilang? Tante memang kurang peka! Aku bilang saja.

Tante kalau pulkam lupa sama Risha, Risha dilupakan. Udah sana sama Ais saja. Nggak usah deket-deket Risha.

Waktu ngomong gini, tante Cinta baru ngeh dan minta maaf. Tapi terus aku bilang pakai syarat maafnya. Pokoknya nanti musti foto bareng Risha terus langsung dipasang di PP Facebook titik nggak pakai koma!

Eh si tante Cinta malah ketawa ngakak, tahu nggak? BETE BETE BETEEEEE…Orang aku-nya serius koq diketawain. Tapi nggak jadi bete deh, soalnya habis itu tante meluk aku kenceng banget terus bilang…iya..iya Risha sayangkuh.

Mau lihat gokilnya aku sama tante?

πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

Ini Edisi Pulkam lebaran kemarin πŸ˜‚πŸ˜†πŸ˜ƒ

 

Lagi di bioskop nih, mau nonton ILY

 

Apa lihat-lihat…lagi serius nih, serius wefie πŸ˜‚πŸ˜ƒπŸ˜…

 

Capek habis senam pagi…ups bauuuuuu…! Bau keringet haha πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

 

Aku yang kiri, Ais yang kanan. 😍😍😍

 

Kiri Ais, aku yang kanan. Lagi main ke Tawang – Weleri. Tempatnya mbah Uyut. Di sana kita makan cumi sueger, makan bukur (ituloh sejenis seafood kerang putih yang kalau dibikin sup jadi gurih dan suegeeerrrr buangets!), terus kita ke pantai, naik perahu. Huwa huwaaa seruuuuuu…! Terus nggak nyadar tambah gosong aja kulitnya hahaha. πŸ˜‡πŸ˜†πŸ˜‚πŸ˜ƒπŸ˜… Gosong yang menyenangkan! Gosong tak terlupakan! ❀❀❀❀❀❀

 

Aku sama the twins – adek Dhika 😘😘😘

 

Rame-rameeeee! Dari kiri ke kanan. Ais, tante Cinta yang lagi gendong adek Dhika, aku dunkβ€”Risha. Kaka Dian nggak ikut foto, lagi atit soalnya. Huhuhu, cepet sembuh ya kakak Dian πŸ˜₯😒😱

 

Formasinya sama kayak foto sebelumnya hehe. 😍😍😍

 

~ Aisyah dan Risha ~

Memang kami suka iri rebutin tante. Tapi kami punya dunia sendiri loh. Kami lebih sehati dari siapapun. Kalau Risha pulkam, Ais-Risha selalu tidur bareng. Makan bareng, pergi bareng, mandi bareng, ke pantai bareng, selfie bareng *eh wefie denk namanya. πŸ˜‚πŸ˜…πŸ˜ƒ.Terus terus terus, kalau pas Risha mau balik ke Cikarang pasti Ais dan Risha saling menangis sampai sesenggukan. Ais nggak mau keluar kamar semalaman. Lalu Risha di sepanjang perjalanan akan menangis sesenggukan sampai ber-jam-jam. Kami memang saling menyayangi.

Terimakasih tante Cinta sayang, sudah mengizinkan kami berdua menjadi tamu kedua di blog setelah the twins Kaka Dian, adek Dhika beberapa waktu lalu. We love you tante Cinta1668. ❀❀❀❀❀



Udah dulu ya semua,

Salam,

😘😘😘

Aisyah – Risha.

 

20 thoughts on “Aisyah Versus Risha

    1. πŸ˜‚πŸ˜…πŸ˜ ya bgtulah, bnyk yg blg mirip.

      Mereka nulis tp bkan di blog, lbh srg di FB dan IG sja.

      Kmrin malah ada request dr mereka buat dipromosiin IG nya, ada2 saja πŸ˜‚πŸ˜…πŸ˜

      Disukai oleh 1 orang

      1. wkakakak. Spertinya di postingan berikutnya memang akan sya lakukan. Kalo ga bisa ngambeg…padahal sepele masalahnya mas, cuma minta edit foto sja. Jadilah harus iklan πŸ˜‚πŸ˜…πŸ˜

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s