Nanti…kalau aku cemburu


picture by Wattpad

Ini hanya sebuah rencana nanti perihal cemburuku. Teruntukmu sang mantan dan teruntuk kekasih baruku kelak yang bahkan bayangannya pun belum mampu menerobos ingatan. Semoga kalian sempat membacanya.

*************************************

Nanti, kalau aku cemburu…aku mau mengaku padamu. Bukan seperti Zulaikha yang diam-diam saja memendam bara api di dada ketika Yusuf dekat dengan ketiga karibnya, Rindu, Dewi, dan Intan lalu dengan segera mendatangi rumah Yusuf, bertengkar hebat dengannya, di Novel kemarin yang belum sempat terselesaikan untuk kubaca.

Nanti, kalau aku cemburu…hal pertama yang kulakukan adalah mengirim message ke emailmu. Di sana, aku akan berterus terang,

Mas, tahukah engkau, hal apakah yang paling tak bisa Cinta tahan mesti Cinta telah beristighfar berpuluh-puluh kali dalam seharinya? Itu adalah perihal cemburu. Kita memang sudah berakhir…tapi, lagi-lagi Cinta harus bilang, mas lah yang paling tahu Cinta, paling paham perihal hatinya Cinta. Cinta mohon, jangan lukai Cinta dengan begitu akrab dengan teman blog lain (perempuan)…apalagi berhaha-hihi dengan mereka, Cinta bukan ingin melarang, sungguh tak ingin membatasimu, mas ku sayang. Tapi…setidaknya, lihatlah luka ini, luka ini masih belum kering sempurna, masih harus diobati, masih perlu untuk diterapi, Cinta hanya seorang gadis yang tak bisa tidur jika engkau begitu akrab dengan teman blog lainnya. Seorang gadis yang tak lagi berselera makan jika engkau asyik bersendau-gurau dengan salah satu dari mereka. Seorang gadis yang tak bisa berpikir jernih apalagi berkonsenterasi saat bekerja jika engkau terlalu akrab dengan siapapun ia. Dan seorang gadis yang tak bisa bernafas normal karena sesak dada ini menahan cemburu jika harus melihatmu begitu bahagia bersama wanita lainnya. Cinta belum bisa mengontrol diri sehebat itu mas. Maka, jika Cinta boleh meminta, jangan berbuat begitu pada Cinta, janganlah begitu akrab dengan si A, B, C, D, E, sampai Z di depan mata ini. Tahukah engkau, Cinta akan sangat-sangat cemburu karenanya.

Nanti, kalau aku cemburu. Aku akan meninggalkan komentar di WP mas, biar mas tahu kalau aku sedang cemburu. Mungkin secara eksplisit atau bisa juga implisit, mau dibalas alhamdulillah, nggak dibalas ya sudahlah. Yang penting aku sudah mengaku kalau aku sedang cemburu, dan itu melegakan. Aku ingin jujur. Bukan pendiam yang pura-pura tegar namun menangis di belakang. Aku ingin terbuka. Bukan menjadi haters perempuan yang dekat denganmu, lalu mengacau dan menjadi perempuan jahat hanya karena tak mampu mengontrol nafsu amarahnya. Aku ingin lebih ekspresif. Bukan mengumpat, mengeluarkan kata-kata kasar dengan bertengkar, sungguh aku takut jika engkau marah dan sampai sekarang tidak akan engkau temukan perubahan pada diriku, aku yang menurut padamu, selalu.

Nanti, kalaupun aku sudah punya kekasih yang baru, mungkin aku akan melakukan hal yang sama. Tapi tenang saja, aku akan tetap elegant dengan cemburuku, cemburu yang dewasa, cemburu yang ia sukai tentu. Bukan marah-marah tak karuan hingga syeitan mampu meregangkan sebuah hubungan. Karena sebenarnya, bagiku, cemburu itu hampir sama seperti cinta, perasaan yang sama. Dimana ada cinta disitu ada cemburu. Cinta adalah sebuah keniscayaan, cemburu juga demikian. Sungguh tak ada hal yang salah dalam cinta, begitu pula perihal cemburu. Semoga cemburuku nanti bisa kuakui dengan cara yang unik, hingga kau bangga memiliki diriku yang tidak sempurna ini.

Sedalam aku mencintaimu, sedalam itu pula cemburuku.

Orang bilang, cemburu akan merusak sebuah hubungan, benarkah?

Kalau menurutku, itu tergantung bagaimana kau menyikapinya. Jika aku tahu kesukaanmu, jika aku tahu apa yang kau suka dariku, maka dalam cemburu pun, tentu, kau akan tetap mencintaiku, iya kan?

– Kutulis post ini setelah melihat akun IG-mu. Aku pikir, tadinya aku akan cemburu, eh tapi ternyata itu cowok semua, alhamdulillah.

Kau pernah bilang, cara jitu melupakanku adalah dengan jalan-jalan, dan sampai saat ini kau masih melakukannya. Terimakasih, jika ternyata melupakanku bukanlah perihal yang gampang, aku sungguh senang.

Ayo, kita berlomba mas ku sayang, mas duluankah yang mampu melupakan, ataukah Cinta yang sering baperan dan kepo tak karuan? ^__*

Iklan

37 thoughts on “Nanti…kalau aku cemburu

  1. Memang susah yah kak cinta ngelupain mantan awalnya. Sebelum ketemu suami juga aku sering tuh yang namanya baper sama mantan. Tapi jodoh sudah diatur sedemikian rupa oleh semesta. Someday pangeran kuda putihnya pasti nonggol juga.

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s