Nanti (Permainan kata)


Ayo bermain kata bersamaku. Tapi maaf sebelumnya karena permainan kata ini tak ada hadiahnya. Tujuannya hanya satu : have fun.

Terus, bagaimana cara bermainnya, Cinta?

Mmmm, mudah koq, buatlah komen dengan kata depan “nanti” kalau tidak bisa bentuk puisi, tulis apa saja yang di benak kalianΒ guys, tapi nanti-mu ini harus bisa dipertanggungjawabkan ya, nanti-mu ini anggap saja sebagai list akhir tahun yang semoga disegerakan terjadinya di tahun depan, aamiin. πŸ˜‡

Nah sebelumnya, Cinta akan tulis beberapa baris puisi agar nanti bisa kalian sambung lagi ya, gimana, setuju? 😎

*************************************

Nanti…

malam ini, aku mau menulis diary lagi di message Line untukmu, aku sudah menuliskannya rutin sejak 19 Desember 2016 kemarin. Meski tidak setiap hari. Dan kabar baiknya adalah…ya, aku lega! Seperti ada energi positif yang muncul setiap kali aku selesai becerita.Β 

Kadang aku bercerita tentang kesukaan baru kita yang ternyata sama. Apakah itu? Surat Ar-Rahman, aku suka sekali surat ini, dan aku menjadi lebih suka setelah tahu, bahwa siapapun yang mengamalkan surat ini dengan membacanya setiap hari, di hari pengadilan Tuhan kelak, ia, surat ini, akan menyerupa seorang lelaki tampan berkharisma yang insya Allah bisa memberi syafaat di sana.Β 

Aku juga bercerita tentang Aleppo padamu, aku mengirimkan surat kesayanganku ini untuk mereka. Berharap Allah akan datang bersama kasih-Nya di sana dengan menurunkan bala tentara seribu malaikat untuk menghancurkan kekuasaan Assad, aamiin, semoga.Β 

Lalu, aku bercerita tentang drakor terbaru, “Goblin” gara-gara mbak Momo yang sempat mengiming-imingi aku dengan genre fantasy kesukaanku. Agaknya itu mirip kisah kita, aku yang agresif sekali padamu, dan kau yang sok cool, yang membuatku sumpah mati penasaran sejadinya dan kadang menggila. Namun kalau aku tidak agresif, kau tidak mungkin menyukaiku…karena setahuku, cowok pendiam lebih menyukai cewek yang agresif, benarkan tebakanku? (agresif dalam artian positif yang kumaksudkan di sini, agresif menunjukkan perhatian dan cintanya). Aku menceritakan kalau aku akan sabar menunggumu. Aku bilang, jika takdirku bersamamu kelak, maka itu adalah ujian terindah dari-Nya. Kau seperti nafas baru untukku, setiap satu jam, setidaknya ada waktu minimal 10 menit mengingatmu. Jika aku sudah sangat tak tahan, aku akan menggumamkan namamu beberapa kali…kadang aku merasa menjadi si gila, Qais, yang akhirnya meninggal karena tak bisa bersatu dengan Laila. Ah, tapi kau tak perlu khawatir, aku masih waras, aku masih normal dan berharap bertemu dengan cinta yang sesungguhnya, cinta dari suamiku kelak, entah itu kau atau yang lain, aku berharap ia bisa membuatku bernafas lega…aku berharap ia mampu menghilangkan sesak dan dahagaku akan cinta yang hampir kurasakan setiap malam karena mengingatmu.

Nanti…

secepatnya, aku mau pulang ke Pekalongan, posisi pen dekat leherku agaknya bergeser, padahal sudah dua bulan pasca operasi. Ya, aku tahu ini juga salahku. Bermula hari Kamis kemarin aku lupa membawa alat bantu untuk menggendong tanganku, aku biarkan saja sampai jam 11 siang, lalu setelahnya aku ke bank Mandiri dan ke Kantor Pajak Pratama Cikarang Selatan. Setengah hari kuhabiskan waktu saat itu, dan betapa kagetnya aku, begitu sampai di rumah, persis di atas pen dekat leher yang agak menonjol itu ada lebam sebesar kuku jari kelingkingku.Β Aku jadi ingat pesan pak dokter Arsiyanto,

“inget ya, pen yang deket leher itu sebenarnya letaknya pas di bawah kulit Cinta, jangan terlalu banyak bergerak, jangan sampai kena kerah baju, jangan kena tas atau semacamnya ya, karena jika itu sampai keluar dari kulit dan terlihat, maka harus dioperasi lagi.”

Aku coba untuk tidak panik, tapi kenapa seharian ini sakitnya tidak berkurang juga? Semoga aku tak akan dioperasi lagi, semoga aku baik-baik saja. Ya, semoga, aku pasti baik-baik saja. Benarkan Tuhan? Iyakan?

Nanti…

aku mau menantang diriku sendiri, gara-gara tulisan mbak Raya cantik, pemilik blog myelectricaldiary.wordpress.com. Aku jadi tertantang untuk membuat challenge serupa.

100 tantangan menulis, namun aku yang akan membuat aturan sendiri. Kisahnya bisa cerpen fiksi, bisa cerpen non fiksi, bisa artikel, atau bisa juga puisi. Aku tak harus menuliskannya setiap hari, karena jelas, aku tak mampu. Tapi…aku mau berusaha konsisten. Dan moment yang tepat adalah awal tahun baru ini, di 2017 nanti, aku mau lebih giat menulis lagi, menghasilkan konten yang lebih baik lagi. Mengasah instinc menulisku lagi. Dan ya, harus kuakui, saat patah hati seperti ini adalah ladang kata, aku harus memanfaatkannya, aku percaya aku bisa menulis fiksi lagi. Lihat saja Qais yang semakin mahir merangkai kata setelah bertemu Laila. Jangan lupa juga syair – syair Gibran untuk Selma Karamy, cinta mereka yang sejati berhasil membius ribuan manusia di dunia dengan mahakarya terbaik sepanjang sejarah. Aku, Cinta Nungky Lestari, memang tak sehebat mereka, tentu saja! Namun harus kuakui, pertama kali patah hati beberapa tahun lalu, aku bisa membuat cerbung pertamaku, disusul cerpen dan cerbung lagi. Aku mau buktikan, bahwa patah hati bisa juga menjadi prestasi dalam dunia literasi.

Apakah aku mampu?

Jawabannya adalah :Β who knows?

Daripada sibuk menerka, kenapa tidak dicoba saja?

Nanti…

aku mau berusaha melupakanmu, mas ku sayang. Di 2017 nanti, aku mau memandang lebih jauh ke depan, aku mau mencoba membuka hati. Aku tak mau mengecewakan teman-teman blog-ku yang mungkin jadi kurang bahagia dengan membaca kisah sedihku. Rasanya tak adil membuat mereka merasakan juga cinta yang tak berujung ini. Cinta ini, cinta yang rapuh ini, kelak akan jadi kekuatanku. Aku nanti hanya akan sesekali saja mengingatmu. Aku nanti akan bertemu dengan pemuda yang lain lagi…Mungkin tak seindahmu, atau bisa jadi lebih indah darimu. Kalau aku lupa, aku akan mencoba mengingat lagi formula Tuhan yang satu ini…

“Dia Maha Tahu yang terbaik untukmu, Cinta. Sedang manusia hanya bisa menerka saja. Manusia berdoa untuk yang diinginkan, sedang Dia memberi sesuai yang dibutuhkan”

Jika engkau hampir sempurna di mataku, kenapa aku menangis saat ini?

Aku pasti akan lebih bahagia nanti jika mendapatkan seorang lelaki yang tidak akan kuat…sungguh tidak akan kuat untuk melepasku pergi.

Nanti…

Aku akan membuat list baru untuk setahun ke depan, apa saja cita-cita dan keinginanku, aku akan menaruhnya di tempat yang mudah terjangkau mata ini. Dan aku yakin, kelak akan mencoret satu demi satu keinginanku yang terpenuhi, aku hanyak harus berusaha lebih baik lagi. Aku mau memasukkan list melupakanmu di lima teratas tulisanku itu. Aku yakin, di tahun yang masih sama, aku pun bisa mencoretnya. Bisa Cinta sayang, pasti bisa!

Nanti…

setelah aku mendapatkan kekasih yang baru lagi, kau akan menjadi orang yang pertama kali tahu. Aku akan mengirim message untukmu. Aku ingin kau lepas dari beban itu. Jika kau ingin melupakanku, lupakanlah aku…aku sungguh tak ingin membebanimu. Aku pun ikhlas jika kau hanya menganggapku hanya sepenggal kenangan saja. Namun, jika aku boleh meminta satu hal, aku mohon, jangan pernah lupakan aku!

Nanti…

Nanti…

Nanti…
Apalagi yang harus kulakukan nanti?

Iklan

58 thoughts on “Nanti (Permainan kata)

  1. Nanti..
    Akan ada hari di mana aku yang mendecih saat kau memohon, aku yang berpaling saat kau mengejar, aku yang tertawa saat kau menangis.

    Setelah bc tulisan mba Cinta, aku jd kepikiran, masa aku harus patah hati lg supaya bisa nulis tulisan yg bagus πŸ˜‚, soalnya sekarang lg bleng banget 😒 gk bisa nulis apa-apa semenjak move on.

    Disukai oleh 2 orang

    1. siiiip, move on garis keras ini judulnya. 😍

      Jangan jangan, jangan patah hati lagi, asli ga enak!
      Inspirasi ga sll dtg saat patah hati koq, sebaiknya prhatikan alam skitar, nnt juga muncul ide yg segar lagi 😊

      Disukai oleh 1 orang

  2. Nanti aku akan mencintai seorang pria seperti aku tidak pernah terluka sebelumnya, seperti menari bebas tanpa ada yang melihat, seperti menanyi dengan keras tanpa ada yang mendengar, atau seperti hidup tanpa ada hari akhir… #hehe #dilarangbaper

    Disukai oleh 1 orang

      1. πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹ tos 😊
        Move on emang susah, apalagi utk seseorang yg tak mudah jatuh cinta. Tapi yg pntg optimis saja dulu, smoga waktu akan membuktikannya, aamiin 😊

        Disukai oleh 1 orang

  3. Nanti, jika aku diberi kesempatan. Aku ingin menyelesaikan prosa-prosaku tentang dia. Tanpa perlu merasa patah hati ataupun jatuh cinta lagi. Segala tentang dia sudah seperti rutinitas yang hadir setiap hari.
    Nanti, kalau laptopku sudah ada lagi. Aku ingin menyelesaikan bukuku. Agar bisa terbit seperti matahari dan mampu meneranginya jalan untuk selalu pulang.

    Disukai oleh 3 orang

    1. πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ’œπŸ’œπŸ’œ
      puisi Linda memang paling bisa menyentuh hati.

      Nanti…
      Cinta akan ikut berdoa smga smua keinginan Linda terpenuhi, nanti Cinta akan mnjd org prtma yg membeli buku karangan Linda, insya Allah. 😊

      Disukai oleh 1 orang

      1. blum dpt sayangnya. Nunggu yg tepat aja, sekalian mau usaha move on dulu hehe.

        Aamiin aamiin, makasih doanya Karin syang. πŸ˜‡

        Smga doanya kmbali kpd yg mendoakan, aamiin 😊

        Disukai oleh 1 orang

  4. Nanti,
    Lah penat
    Kalam mengusik, pusing berjua
    Di hujung tahun lelah berpantun
    Baik bersuka, elok kan rasa
    Boleh dicoba jika lah gagal
    Ambil yg manis boleh kembangkan
    Rapatkan buruk, hoi dibarukan

    πŸ˜› sebenernya cuma pengen konsisten posting aja sih hehe

    Disukai oleh 1 orang

      1. Thanks mbak 😍 saya biasanya ngelunjak kalo dipuji.
        Mbak cinta lah lebih master puisi, itu mah puisi saya cuma spontan absurd aja karena sambil dengerin lagu zapin melayu hihii 😱

        Disukai oleh 1 orang

  5. Nanti,
    Lah penat

    Kalam mengusik, pusing berjua
    Di hujung tahun lelah berpantun
    Baik bersuka, elok kan rasa
    Boleh dicoba jika lah gagal

    Ambil yg manis boleh kembangkan
    Rapatkan buruk, hoi dibarukan

    πŸ˜› sebenernya cuma pengen konsisten posting dan bermanfaat aja sih hehe. Juga always finish what I’ve done, soalnya saya tukang procastination πŸ˜’

    Disukai oleh 1 orang

  6. Nanti malam
    Sepertinya tahun baru akan membosankan. Dan mungkin akan kuhabiskan untuk tidur lebih awal. Jika ada kesempatan dan tidak bisa tidur, aku akan menulis seperti biasanya. Dan sebenarnya ini adalah pertama kalinya aku membuat rencana dalam beberapa bulan terakhir.

    Disukai oleh 1 orang

    1. terimakasih utk sumbangan rencana nanti-nya mas Shiq4. 😊

      menulis lagi? Bener2 ya mas Shiq4 ini jiwa penulis artikelnya tanpa batas, keren! 😊

      Mmmm, kalo boleh Cinta request mas, tuliasannya hrs beneran special utk tahun baru ini, anggap saja ini permintaan akhir tahun dr seorang Cinta, bisakah dikabulkan? *ngarep 😁

      Suka

      1. Mmmm, spesial kyk apa ya? *mikir 😁

        Gmn kl utk mlm thun baru ini mas Shiq4 bikin puisi yg bertema “Nanti”?
        Belum pernah kan? Ayo dicoba mas, cerpen udah, cerbung udah, artikel udah jagonya, gmn kalo puisi? *kepo 😁

        Disukai oleh 1 orang

      2. astaghfirullah…pules bngt ya tdurnya, hrsnya dpt ilham dunk dr mimpi yg pnjang haha πŸ˜‚.

        ya boleh mas, asal kpn2 nya itu ga ngeles aja hehe. Menulis itu ga prlu jago/bakat, hnya prlu mncoba…itu kan yg srg mas Shiq4 tulis di postingan? Nah mnulis puisi jg bgtu mas 😁

        Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s