Nanti (Permainan kata)

Ayo bermain kata bersamaku. Tapi maaf sebelumnya karena permainan kata ini tak ada hadiahnya. Tujuannya hanya satu : have fun.

Terus, bagaimana cara bermainnya, Cinta?

Mmmm, mudah koq, buatlah komen dengan kata depan “nanti” kalau tidak bisa bentuk puisi, tulis apa saja yang di benak kalianΒ guys, tapi nanti-mu ini harus bisa dipertanggungjawabkan ya, nanti-mu ini anggap saja sebagai list akhir tahun yang semoga disegerakan terjadinya di tahun depan, aamiin. πŸ˜‡ Lanjutkan membaca “Nanti (Permainan kata)” β†’

Rainy Days

Penampakan hujan dari balik jendela ruang kerjaku.

Hujan kesayanganku baru saja tiba. Ia menyapaku tepat setelah aku berdoa (sholat Ashar).

Terimakasih hujanku sayang, sungguh jika aku ditanya, apakah yang tidak pernah berubah dari masa ke masa? Maka jawaban yang muncul pertama kali di benakku adalah dirimu…kau tetap sama seperti dulu : sekali lagi, dengan cara ajaibmu, kau mampu mengubah πŸ˜• menjadi 😊.Β  Lanjutkan membaca “Rainy Days” β†’

Lupa (Cerpen Fiksi)

Aku masih berdiri di bawah senja yang sama. Di bawah jingga yang sama. Juga di bawah temaram yang sama. Saat lembayung senja mulai mengirimkan pasukan merah saganya, mengusir sore hari dengan paksa dan menggantinya dengan malam yang pekat juga dingin yang tak lagi bersahabat.

Tepat tiga tahun lalu, aku sangat menyukai jingga ini, siluet pantai ini, suara ombak ini, gemerisik pasir ini, dan angin sore ini. Lanjutkan membaca “Lupa (Cerpen Fiksi)” β†’

Man looks like a woman

059401600_1445518444-andreja_pejic_-_transgender_model
picture by Google

He was special person who worked against the bright lights, dark nights. There was no one wanted to live like him, because human beings were created naturally equipped with a conscience, and every conscience certainly clear and pure, I believed that.

From one place to another, wearing clothes that were not supposed to, sometimes flirted, and hated with our gender, “Hawa”.

Lanjutkan membaca “Man looks like a woman” β†’

Menjaga Lilin

Malam ini terpaksa jaga lilin lagi… 

Berharap mendapatkan mas yang paling kuinginkan. Mas yang paling berharga, tentu. 😍😍😍 

Bukan, bukan bukan bukan! Bukan mas yang berkilauan itu, kalian salah tebak!

Mas yang ini lebih berkilau, ia hidup, bicara, bergerak, kadang pendiam, kadang mencerahkan dengan sosok menasehati, kadang pura-pura bodoh padahal cerdasnya nggak karuan, kadang sangat sangat sangat lelaki! Wow! 😍. Kadang membuatku terpesona dengan mata tajamnya, kadang merendah, low profile-nya keterlaluan sampai membuat seorang Cinta Nungky Lestari menggila tanpa sadar , dan sering membuat diri ini terjaga di dini hari karena sebuah rindu yang tak mampu lagi membisu.

Apakah dengan menjaga lilin kecil ini mas yang kuinginkan akan kembali?

Ataukah…

I really wonder, when you’ll be back, my dear.
#matilampu #jagalilin #suasanasenja #sendiri #ingetkamuh

Instragrammable – Because every picture has its own story.


Aku lebih menyukai lilin daripada lampu emergency…Lilin mengingatkanku akan suasana desa sewaktu kecil dulu, ketika malam-malam mati lampu, aku bersama si kecil lainnya akan bermain petak umpet atau bernyanyi-nyanyi riang di halaman depan rumah dengan suara cempreng kami yang sangat berisik. Ada kerinduan setiap kali mengingatnya, kerinduan yang selalu mampu melengkungkan garis senyum di bibirku.

Bagaimana dengan kalian, teman-teman blog Cinta tersayang? Adakah memory indah saat mati lampu seperti ini? Maukah kalian berbagi sedikit cerita bersama Cinta? πŸ˜‰

Untukmu, IBU

picsart_12-22-12-55-02
Pict by Myself

Lagi makan camilan…namanya β€œuntir-untir”. Kalau orang Jawa pasti paham. Camilan ini biasanya ada di acara-acara pernikahan. Bentuknya seperti tambang besar yang dipilin-pilin.

Hmmm…jadi teringat ibuku. Ibuku suka sekali camilan ini. Dan ini caraku mengingatnya. Tiap kali makan camilan kesukaannya, aku selalu merasa ibu ada di sini, di dekatku. Aku dan ibu memakan camilan ini bersama-sama sambil bercerita ngalor-ngidul diselingi dengan tawa kecil kami, benar-benar membuatku semakin rindu.

Lanjutkan membaca “Untukmu, IBU” β†’

Senja Jingga Cinta

Kau tahu kenapa aku suka jingga?

Karena ia punya bahasa lain yang juga indah didengar telinga ini : Orange (English) dan Orenji (Japan)

Pict by Myself

Karena jingga menyamarkan, memudarkan bekas kesedihan di wajah siapapun, menggantinya dengan pendar cahaya terang menyilaukan. Tepat seperti gambar ini, efek bokeh berwarna jingga tepat benar menyamarkan sedihku, menggantinya dengan aura riang.

Lanjutkan membaca “Senja Jingga Cinta” β†’

Tips Cantik Hari Ini

Pict by Myself

Pagi ini, masih seperti kemarin…biasa, sangat biasa malah.

Mukaku yang cenderung berminyak dan berjerawat mengharuskan bolak-balik ke dokter untuk perawatan.

Tapi guys, ada loh produk kosmetik yang aman banget buat muka sekalipun lagi perawatan. Sebenarnya sih, aku nggak ngomong ke dokternya kalau pakai produk ini, lah kalau ngomong trus numbuh jerawat lagi, jelas diomelin lah sama pak dokter hihi. πŸ˜… Lanjutkan membaca “Tips Cantik Hari Ini” β†’