Ajaib Memang, Apalagi Jika Kita Selalu Mempercayai Keajaiban-Nya

Subhanallah walhamdulillah wa laailaahaillallah wallahu akbar…

Ajaib memang, sesuatu yang kadang di luar dugaan tapi itu benar terjadi! Dan aku bahagia, lagi lagi Dia menunjukkan ke-Maha Kuasa-annya.

Aku, Cinta, orang biasa, sangat biasa malah. Masih suka cemas, kadang juga mengeluh, tapi bukan karena sakit, sungguh bukan, tapi lebih kepada…karena aku masih bernafas, masih bisa melakukan hal yang ingin dilakukan namun tak bisa kulakukan dengan alasan harus beristirahat, kurasa itu menyebalkan!

Dulu, aku masih ragu saat mengatakan, “I like being busy”…tapi sekarang, aku benar-benar ingin mengatakannya.

Lanjutkan membaca “Ajaib Memang, Apalagi Jika Kita Selalu Mempercayai Keajaiban-Nya”

Kaka Dian, Adek Dika

Hai hai hai, selamat pagi semuaaaaa, teman-teman blognya tante Cinta. Mmm, kali ini, kami, ponakan kesayangan tante Cinta, berhasil memboikot blog si tante cerewet setelah melalui perdebatan panjang dengan si pemilik blog yang kadang cengeng, kadang sok-sok dewasa, suka manja, suka ketawa-ketiwi nggak jelas sambil pegang buku atau hp atau di depan lopi *ah, tenteku memang aneh! Tapi tapi tapi…kami, si kembar tetep sayang koq! Kadangkala ni, om tante pembaca yang baik dan budiman, si tante kalo ngelucu keterlaluan loh, udah tahu mukanya jelek, masih juga dimonyong-monyongin ke kita, ya jelaslah, bukannya kita ketawa, malah nangis kenceng, haha so weird! 😆😂😅 Kadangkala juga ni, saking kita guemesnya sama perilaku tante yang tak biasa, kaka Dian suka nyentuh-nyentuh wajah tante, eh si tante seneng gitu, ya udah, habis itu langsung kaka Dian remes-remes aja tuh muka / hidung tante sampai bilang “aduh” haha, jebakan batman! 😂😂😂. Terus terus, adek Dika nggak kalah cerdiknya loh, pegang-pegang muka juga terus di deket-deketin gitu si tante, mukanya, *ih si tante ke-PEDE-an, dikirain mau dicium adek Dika ya tan? Tapi dek Dika pinter loh, om tante, habis itu, kalau mukanya si tante aneh binti ajaib itu udah dekat ke bibir adek Dika, GPL deh, langsung aja adek gigit kenceng, sampai hidung tante merah, haha, tante, makanya jangan deket-deket kita, tan, kita berbahaya loh, dan dijamin pasti ketagihan kalau deket-deket teyuuuussss, siapa suruh?! Kita lebih addicted daripada drugs bentuk apapun juga, nggak percaya? Sini sini sini, om ganteng tante cantik, kenalan dulu dunk sama kita orang 😂😁😅

Lanjutkan membaca “Kaka Dian, Adek Dika”

Accepted!

Selamat siang dear all, alhamdulillah setelah dibius, disobek-sobek pundak kirinya Cinta di dua tempat yang berbeda selama kurang lebih 3 jam lamanya (18.00 – 21.00) semalam, Cinta boleh keluar dari ruangan itu, ruang mengerikan yang disebut ruang operasi.

Begitu bangun, Cinta berasa kaget guys, bagaimana tidak? Cinta berasa semuanya bergerak lambat, susah banget buka mata dan ngomong, semuanya mendadak pelan, slow motion kayak di film-film itu loh, terus dengerin suara orang pun jadi mengerikan! Kayak suara Hulk, pelan, mirip suara raksasa, beneran sampai kaget dan takut.

Lanjutkan membaca “Accepted!”

Pertama kali tak suka warna hijau

Pict by Myself

Hijau itu warna alam, warna daun-daun yang menari-nari riang setiap siang, warna kedamaian.

Hijau itu rumput, yang seringkali Cinta berjongkok, menelisik, memperhatikan dengan jeli, hewan kecil apa saja yang ada di sana. Terkadang Cinta tersenyum menyaksikan aktivitas mereka yang unik dan tak biasa. Terkadang Cinta juga mengajak mereka bicara, meski tahu sekali Cinta tak paham bicara mereka,

“hai hai hai semut, sedang apa hari ini? Bekerjakah? Silaturrahimkah? Atauuuu malah shopping?” Lanjutkan membaca “Pertama kali tak suka warna hijau”

Menikahlah dengannya oleh Rahmah Mahesa

12662552_960947943995964_3465580962789563824_n
Pict by Rahmah Mahesa

Menikahlah dengan dia, seseorang yang membuatmu tidak harus menjadi orang lain. Yang dia, senantiasa memaklumi kekuranganmu. Dia hanya geleng-geleng kepala sembari tersenyum saat tingkahmu malu-maluin, misalnya. Dia tidak ilfill. Tidak jengkel. Dia mengerti bahwa pasangan-nya adalah seorang manusia, bukan malaikat.
.
Menikahlah dengan dia, seseorang yang membuatmu nyaman dalam hal apapun. Yang dia, tidak mengekang segala hobi dan kebiasaanmu (yang baik). Sebab tugas pernikahan adalah untuk melengkapi, bukan untuk menguasai.
.
Menikahlah dengan dia, seseorang yang mencintai kamu sebagai teman perjalanan, bukan sebagai pembantu apalagi tukang masak. Dia tahu bahwa istrinya adalah untuk didekap di dada, bukan ditunjuk di muka.
.
Menikahlah dengan dia, seseorang yang selalu berikhtiar tuk bahagiakanmu dunia juga akhirat. Dia berpeluh keringat banting tulang demi kamu di siang hari. Tapi, dia juga tak pernah absen menemani shalatmu di malam hari.
.
Maka duhai perempuan, lebih baik terlambat menikah daripada TERPAKSA memilih lelaki yang kamu tahu betul bahwa dia tidak baik. Yang kamu tahu bahwa dengan-nya kamu tak pernah merasa nyaman.
.
Ingatlah bahwa penderitaan seorang perempuan, tidak dimulai dari rahim siapa dia dilahirkan. Tapi penderitaan-nya dimulai saat dia sengaja memilih pendamping yang tidak baik.


Terakhir… selalulah berdoa, ya. Semoga pangeran shaleh itu segera sampai ke rumah kita untuk kemudian, menghadiahkan bingkisan cinta untuk kita salihah. ..
Aamin ya Allah…. 😊

#pulang_kuliah

Kita sebenarnya menanti kereta apa menanti jodoh
Edisi baper

Lanjutkan membaca “Menikahlah dengannya oleh Rahmah Mahesa”

Apa alasanmu?

Malam ini, Cinta ingin sedikit berbagi, boleh tidak?

Tentang apa, Cinta?

Mmm yang jelas bukan tentang diri ini, apapun keadaan Cinta hari ini, saat ini, no komen, doain saja selalu baik, selalu ceria, masih bersemangat dan ringan senyum apapun yang terjadi. Insya Allah doa Cinta untuk kalian juga demikian guys, aamiin aamiin Ya Robb. \^__^/

Lalu, mau berbagi apa, Cinta? Lanjutkan membaca “Apa alasanmu?”

Gadis – Farhan ( last episode )

Dan guys, finally I have to say,

Ternyata Gadis bahagia, meski ia tak percaya pada awalnya.

Ternyata Gadis bisa tersenyum, meski tanpa Farhan, sosok indah yang selalu dikaguminya.

Dan ternyata Gadis bisa Cinta kepada orang yang bahkan tak pernah ada rasa apapun sebelumnya.
Dan aku, Cinta, pemilik utuh cerbung ini bisa berkata :

“Aku selalu percaya, masih percaya dan akan mencoba percaya, tidak ada yang tidak mungkin, bukan hanya dari kosakata hati dan pikirku saja, melainkan jauh ke depan, pada keajaiban Tuhan.

Dia Yang Maha Memungkinkan,

Dia pemilik mutlak jaringan berwarna merah tua di dekat jantung. Ya, Dia pemilik hati setiap manusia. Dan juga sangat mudah membolak-balikannya,

Cinta hanya harus sedikit lebih bersabar, dan menunggu 1000 keajaiban dari-Nya.

Dan karena Cinta juga yakin, harapan indah, yang Cinta yakini secara terus-menerus, energi positifnya akan menyebar ke penjuru semesta yang akan menjadi doa indah dan insya Allah akan dikabulkan oleh Sang Maha Pemilik Jagad Raya”

Cinta Nungky Lestari

Chapter 5 : Mate Versus love

heather-h-cotton-1

Kemarau di bulan Mei terasa sangat terik.

Kulihat burung-burung gereja mulai bertengger di atas jendela kamarku.

Mereka sepertinya sangat menikmatinya. Seperti sedang memadu kasih, mereka mengeluarkan bunyi cericit yang cukup nyaring dan bersaut-sautan. Hmmmm, kurasa mungkin itu adalah panggilan sayang untuk kekasihnya.

Bunga mawar di kebun kecilku juga mulai bersemi, meski kulihat dari kejauhan tapi aku bisa merasakan semerbak harumnya.

Lihat pos aslinya 1.588 kata lagi

Perihal Cobaan

Belasan abad silam, dunia dikejutkan dengan kehadiran seorang pria yatim yang mampu menoreh prestasi tak terkira. Baru meninggalkan usia balita, ia sudah menjadi piatu. Lengkap sudah hidup tanpa ayah-ibu di usia yang sangat muda. Tapi ia bukan anak manja. Usia 12 tahun, ia sudah memegang unit usaha Internasional Abu Thalib sampai ke Syam dan berhasil menjadi penjual sukses berkat kejujuran yang dipegangnya. Usia 20 tahun, ia dipercaya memegang bisnis besar yang diinvestasikan Khadijah.

Lanjutkan membaca “Perihal Cobaan”