Grab car Versus UberX


Hello guys, selamat malam semuanyaaaaa, baik-baik sajakah di sana?

Cinta baik, alhamdulillah, baik sekali. Saking baiknya dan saking bahagianya, Cinta nggak sabar buat bagiin postingan ini.

Semula, sebenarnya Cinta punya dua alternatif judul untuk postingan kali ini :

1. Dua jam saja untuk waktu duduk, bisakah aku ikut ujian?

2. Ini, kuliah dengan biaya perjalanan paling mahal versi Cinta.

Tapi tapi tapi, Cinta urungkan guys, kenapa?

Karena belum bisa move-on dari kamuh! Sampai-sampai buat postingan malming cuma ngarep mas baca postingan ini *ups! Sorry sorry sorry, typo. πŸ˜…

Yang bener itu, karena aku masih sayang kamuh mas-ku yang baik yang cuakep yang imut yang lucu yang guemesin jadi pengin nyubit nyubit nyubiiiiittt pipinya sampe merah! πŸ˜‚ *eh koq typo lagih? Tuing tuing tuing πŸ˜…πŸ˜†πŸ˜

Mmm karena si Cinta kangen, pengin manja manja manja kayak dulu lagi *jiah, maaf maaf maaf, koq masih typo? Hmmm, mungkin ini pengaruh obat bius kali, obat bius habis operasi yang sampai sekarang membuat kepala Cinta berputar-putar kayak orang vertigo. Itu sebabnya pasti, makanya pikiran Cinta jadi nggak normal sampai typo 3x. *ngeless sebisanya πŸ˜‚πŸ˜…πŸ˜

Terus terus terus, apa hubungannya Cinta?

Adalah hubungannya, ya karena ini malam minggu, asli sueeweeeeeerrrrr sampai ndoweeeeerrrr, yang namanya jomblo itu kerasa banget kalau malming!

Tuh kan tuh kan tuh kan, kacau deh kamu Cinta, coba buka lagi postinganmu yang ini :Β Cara mengatasi putus cinta

Dan ingat juga lagu kesukaanmu yang ini :

“Tetaplah engkau di sini, jangan datang lalu kau pergi…jangan anggap hatiku, jadi tempat persinggahanmu, untuk cinta sesaat”

Inget Cinta, sesaat Cinta, sesaat, sesaat sesaat sesaaaaaaaatttt! Setelahnya kamu telat melesat jauh dari alam hatinya. Cuma tiga bulan aja dia anggap kamu ada, Melek dunk! Jangan merem mulu! Buka matamu, Cinta! BUKA BUKA BUUUUUKAAAAAA @__@

Okeh Okeh Okeh, I’ll try. 😁

Beteweh, sampai di mana tadi? Kenapa postingan ini jadi ngelantur kemana-mana sih? Duuh, maaf maaf maaf pake banget guys. ^__^>

Okeh, Cinta akan coba serius kali ini.

Cinta sebenarnya kemarin itu dari hari Selasa – Kamis bingung banget guys.

Gimana nggak?

Secara, dari hari itu, Cinta nggak bisa duduk lebih dari dua jam, kalau Cinta paksain, maka rasa sakit yang seperti ditusuk-tusuk paku itu akan menempel lagi di leher sebelah kiri Cinta.

Dan guys, saking bingungnya Cinta memutar otak, hari Kamis malam itu, ba’da isya, Cinta nangis sesenggukan, bingung harus mikir antara harus belajar yang dibatasi cuma dua jam, karena habis itu harus rebahan, lalu perjalanan pp dari Cikarang ke kampus yang makan waktu 4-6 jam. Lalu gimana nanti kalau kumat? Harus bagaimana?

Akhirnya Cinta putusin naik angkutan online saja, pilihannya ada 3 : Gocar, Grabcar, atau uberX dengan perkiraan biaya 300-500 ribu. (udah tahu kan sekarang, kenapa Cinta tadinya mau pake judul alternatif yang kedua?)

Tapi, ibu cuma kasih sindiran halus begini guys,

“Cinta, milih 300-500 ribu dikeluarin, apa milih dioperasi lagi? Hayooooo pilih mana Cinta?”

Ih si ibu, jadi bikin Cinta nyadar aja,

Kesehatan tidak akan bisa digantikan dengan uang, seberapa besar pun uang itu – Irofaruk –

Dan inilah, langkah-langkah orang yang hanya mampu duduk dua jam yang ingin ikut UAS versi Cinta (siapa tahu kelak berguna jika ada yang bernasib sama seperti Cinta 😁, ah tapi semoga nggak ada yang bernasib seperti Cinta, karena rasanya nggak enak banget yakin! 😰) :

  1. Jam 10 pagi berangkat dari rumah di Cikarang menuju kampus, biaya perkiraan Rp. 129,000,- dengan grab car.
ini email bukti pembayaran Grabcar

2. Bawa bantal, jadi setelah dua jam, Cinta nanti rebahan aja di masjid kampus, gampang kan? 😁

3. Sampai di kampus jam 12.13. Rencana awal sih, minta tolong sahabat, ketemuan di mana terus ikut naik Grab car, gratis, yang penting minta tolong bawain tas aja, secara, Cinta nggak boleh bawa yang berat-berat dulu, kata pak dokter Arsiyanto.

3. Rencana berubah karena ternyata sahabat nggak bisa ikut karena ketiduran, ya sudah, pake aja plan B, minta tolong security kampus aja buat bawain tas Cinta.

4. Plan B gagal juga guys, kenapa? Hmmm, Karena itu hari Jumat, pak satpam ya pada Jumatan semua, masjid kampus pun nggak bisa dipakai buat rebahan.

5. Plan C, kenapa nggak minta tolong pak supir Grab car aja sih Cin? Rempong amat? Okeh bener juga, akhirnya Cinta minta tolong pak supir buat bawain tas rangsel Cinta (mau nginep di rumah sahabat, rencana, karena takut kumat di sepanjang perjalanan ke Cikarang, sementara besok harinya masih ada jadwal ujian, dua matkul pula, yang masing-masing 2 jam, makanya Cinta bawa rangsel gede 😁). Pak sopir yang baik, alhamdulillah Cinta dibawain tasnya sampai ke gedung 5 kampus Cinta yang untungnya masih di lantai 1. Seusai Jumatan selesai, Cinta langsung menuju Masjid kampus, lalu baring sebentar di sana, 15 menit saja, alhamdulillah, tidak kumat, senengnya Cinta. 😍

6. Biaya grab car + tol + tips = Rp. 146,000

7. Nginep di rumah Kha, yang ternyata sepanjang perjalanan muacetnyaaaaaa, masya Allah, kalau udah gini, Cinta pasrah aja, baca dzikir sebisanya biar nggak kumat di jalan, ah nggak kebayang deh kalau sampai kumat, bisa-bisa Cinta teriak teriak di angkot sambil nangis 😭😭😭. Eh, tapi ternyata nggak kumat loh, cuma terasa sambelen aja pungggungnya dari punggung atas sampai ke bawah sambelen (rasa panas dan pedas seperti setelah tangan menyentuh cabe dalam waktu yang lama) dan linu di leher. Alhamdilillah, yang penting nggak ditusuk-tusuk aja lehernya, Cinta udah lega. 

8. Besok paginya, hari Sabtu, tepatnya jam 11 pagi, berangkatlah Cinta dan Kha, sahabat Cinta, jarak tempuh jadi 2 jam karena macet, jadi di sepanjang kemacetan itu Cinta ambil bantal dan Cinta taruh di belakang punggung biar nggak kumat lagi. Syukurlah masih ada beberapa menit menuju jam 13.30 wib waktu ujian.

“Bentar bentar bentar Kha, perasaan Cinta aneh ni, koq sepi? Jangan jangan, mulai ujiannya jam 13.00 wib Kha?”

Penasaran membuat Kha membuka kartu ujian, ada jadwalnya di sana, dan benar guys, ternyata jam 13.00 wib. OMG, helloooowww, ke mana aja kite, Kha? πŸ˜…πŸ˜†πŸ˜‚

9. Ya sudahlah, kita ujian saja sejadinya, semampunya, sebisanya, 5x absent yang otomatis nggak pernah dengerin dosen ngajar, belajar otodidak dari buku, modul, catatan teman, dan google, itu udah parah parah paraaaaaaahhh banget, yakin! Ini semester paling mengenaskan buat Cinta hiks hiks hiks. Tapi…as you know, Cinta bukan orang yang mudah menyerah gitu aja, mulai besok, Cinta mau ngejar ngejar dosen by phone, mau minta tugas tambahan, semoga aja dapat, biar nambah nambah nilai Cinta…masa dari banyak A nya menjadi banyak C nya? Ogah ah, kalaupun nggak dapat A setidaknya dapat B lah ya, sepanjang perjalanan Cinta kuliah, C nggak pernah dapat, jangan sampai dapatlah, nggak mau pake banget! Titik nggak pake koma! *minta doanya ya guys, jangan lupa doain Cinta semoga pak dan bu dosen bersedia ngasih tugas tambahan buat Cinta, aamiin, nanti Cinta bales doanya dengan doa juga semoga kalian semua bahagia aamiin aamiin aamiin Ya Robb *rayuan maut πŸ˜†

10. Tadi, jam 5 sore, Cinta naik UberX, karena pas coba pake Grab car, WOW, busyet, koq jadi Rp. 183,000.- duh Gusti, dompet anak kuliahan ya semakin cekak aja kalau dibuat begini.

11. Alternatif lain, pake UberX

eh dapat diskon ternyata, kata pak sopirnya sih karena ini pertama kali pake UberX. Biasanya kalo naik UberX pake hp teman, ini baru install heee
ini email tanda pembayarannya

Cinta dapat email lagi, Cinta akan dapat promo lagi kedua kalinya, dapat potongan sebesar Rp. 25,000.- dengan cara membagikan email ini ke teman 😍

“Baru pertama naik uber ya mba?” Kata pak sopir uberX

“Nggak sih pak, udah biasa, cuma biasanya pakai apllikasi di HP teman, dan bareng bareng perginya, kalau lagi semangat ngebolang ke mana gitu. Jadi, ini baru pertama kali saya pesan sendiri via HP saya.”

“Lah terus tadi berangkat kuliahnya naik apa mba?”

“Tadi saya nginep di rumah sahabat pak, dekat koq, kalau kemarin saya naik Grabcar, soalnya saya suka ngeri sama tanda petir di uberX pak, itu kan bisa naik jadi 4x, wuah bisa tekor buat mahasiswa yang lagi belajar seperti saya pak, heeee. πŸ˜…”

“Oh, tenang aja mba, itu tanda petir di Uber udah dihilangkan, kalaupun ada penambahan biaya itu karena alasan tertentu semisal : ada pemberhentian, atau mengubah rute jalan, itupun nggak seberapa nambahnya mba. Sekarang, mau dibandingkan apa saja, Uber udah paling murah lho mba.”

“Syukurlah pak, kalau begitu, saya jadi bisa pesan UberX di lain kesempatan.”

Total biaya dengan UberX dari kampus ke rumah di Cikarang = biaya + tol = 82,000 + 4500 = Rp. 86,500.- *murah meriah kan guys? 😍

Ijin buat maghriban berhenti di masjid terdekat ternyata nggak dihitung guys, soalnya pak supirnya bilang kalau beliau juga mau ijin sholat maghrib seandainya Cinta nggak minta ijin, syukurlah Tuhanku Yang Maha Baik πŸ˜‡

Jadi…gimana?

pilih Gocar (disarankan pakai gopay, sedang ada diskon 50%, cuma Cinta nggak berani isi banyak saldo gopay setelah ada isue gopay kebobolan), UberX, atau Grabcar?

Apa alasanmu? Share dunk!

^__*

Salam,

Cinta Nungky Lestari

Iklan

8 thoughts on “Grab car Versus UberX

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s