Apa alasanmu?

Malam ini, Cinta ingin sedikit berbagi, boleh tidak?

Tentang apa, Cinta?

Mmm yang jelas bukan tentang diri ini, apapun keadaan Cinta hari ini, saat ini, no komen, doain saja selalu baik, selalu ceria, masih bersemangat dan ringan senyum apapun yang terjadi. Insya Allah doa Cinta untuk kalian juga demikian guys, aamiin aamiin Ya Robb. \^__^/

Lalu, mau berbagi apa, Cinta? Lanjutkan membaca “Apa alasanmu?”

Gadis – Farhan ( last episode )

Dan guys, finally I have to say,

Ternyata Gadis bahagia, meski ia tak percaya pada awalnya.

Ternyata Gadis bisa tersenyum, meski tanpa Farhan, sosok indah yang selalu dikaguminya.

Dan ternyata Gadis bisa Cinta kepada orang yang bahkan tak pernah ada rasa apapun sebelumnya.
Dan aku, Cinta, pemilik utuh cerbung ini bisa berkata :

“Aku selalu percaya, masih percaya dan akan mencoba percaya, tidak ada yang tidak mungkin, bukan hanya dari kosakata hati dan pikirku saja, melainkan jauh ke depan, pada keajaiban Tuhan.

Dia Yang Maha Memungkinkan,

Dia pemilik mutlak jaringan berwarna merah tua di dekat jantung. Ya, Dia pemilik hati setiap manusia. Dan juga sangat mudah membolak-balikannya,

Cinta hanya harus sedikit lebih bersabar, dan menunggu 1000 keajaiban dari-Nya.

Dan karena Cinta juga yakin, harapan indah, yang Cinta yakini secara terus-menerus, energi positifnya akan menyebar ke penjuru semesta yang akan menjadi doa indah dan insya Allah akan dikabulkan oleh Sang Maha Pemilik Jagad Raya”

Cinta Nungky Lestari

Chapter 5 : Mate Versus love

heather-h-cotton-1

Kemarau di bulan Mei terasa sangat terik.

Kulihat burung-burung gereja mulai bertengger di atas jendela kamarku.

Mereka sepertinya sangat menikmatinya. Seperti sedang memadu kasih, mereka mengeluarkan bunyi cericit yang cukup nyaring dan bersaut-sautan. Hmmmm, kurasa mungkin itu adalah panggilan sayang untuk kekasihnya.

Bunga mawar di kebun kecilku juga mulai bersemi, meski kulihat dari kejauhan tapi aku bisa merasakan semerbak harumnya.

Lihat pos aslinya 1.588 kata lagi

Perihal Cobaan

Belasan abad silam, dunia dikejutkan dengan kehadiran seorang pria yatim yang mampu menoreh prestasi tak terkira. Baru meninggalkan usia balita, ia sudah menjadi piatu. Lengkap sudah hidup tanpa ayah-ibu di usia yang sangat muda. Tapi ia bukan anak manja. Usia 12 tahun, ia sudah memegang unit usaha Internasional Abu Thalib sampai ke Syam dan berhasil menjadi penjual sukses berkat kejujuran yang dipegangnya. Usia 20 tahun, ia dipercaya memegang bisnis besar yang diinvestasikan Khadijah.

Lanjutkan membaca “Perihal Cobaan”