Bagaimana jika AKU yang inginkan itu, Cinta?


“Bagaimana Jika AKU yang inginkan itu, Cinta? Bagaimana jika AKU yang mematahkan sayapmu? Masihkah kau ingin bersamanya? Masihkah kau keras kepala? Masihkah kau mau mendengarkan kata hatimu yang dulu pernah kau banggakan itu?”

Suara itu seakan menggelegar, menggema keras di hatiku seperti sebuah peringatan.

Lalu, apa sekarang?

Aku harus apa?

Aku harus bagaimana?

Pict by myself

Sungguh, aku tak biasa kalah, aku benci kalah, aku juga benci jika harus menyerah!

Aku selalu punya keyakinan, apapun itu, sesuatu yang bisa dilihat, diraba, dirasa, sesuatu itu pasti bisa kuraih jika aku berniat, berusaha dengan sekuat tenaga dengan sungguh-sungguh…begitu pula dengan impian, asa, cita, dan cinta, aku masih merasa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, semua mungkin, serba mungkin, dan sangat mungkin!

Tapi…

Jika DIA yang menginginkannya, jika DIA yang mematahkan sayapku, jika DIA, penciptaku yang tidak ridho jika seorang Cinta terus saja mengingatnya, mencintainya, aku bisa apa?

20 Oktober 2016,

Memory card hp kena virus, semua file, foto, termasuk fotonya hilang. Tapi dasar, bukan Cinta namanya kalau tidak keras kepala, kalau menyerah begitu saja, aku browsing dan kembali mengambil fotonya dari medsos. ^__^>

21 Oktober 2016, hari Jumat jam 12.30 wib

Aku benar-benar merasa dipatahkan sayapnya. Aku kecelakaan, terkapar di aspal sebelum beberapa saat orang-orang berkerumun menolongku. Sakit sekali rasanya di bahu kiriku, seperti tidak bisa menopang lagi. Ternyata hasil rontgen mengatakan kalau tulang penyangga bahu sebelah kiri patah. Hp rusak, kacamata pecah, aku bahkan tidak bisa dengan mudah berkomunikasi lagi dengannya.

Kini, sepekan sudah berlalu.

Alhamdulillah sudah berkurang sakitnya, sudah bisa duduk dan berjalan, meski masih belum kuat bersujud ketika sholat, meski masih susah mandi sendiri, posisi tidur harus selalu telentang tidak bisa miring, ini menyebabkan kepalaku bagian belakang selalu pusing ketika bangun pagi, masih tidak bisa memakai baju, tidak bisa mengikat rambut panjangku yang kini sudah sampai siku tanganku (aku bohong waktu aku bilang mau memotong rambut panjangku, maaf), masih kesulitan memakai kerudung, tidak bisa mencuci piring lagi seusai makan, masih tidak bisa mencuci baju sendiri, masih sering sering sering sering dan sering sekali merepotkan ibu, kakak, juga ponakan.

Namun ada hikmahnya juga, aku jadi punya hp baru, aku tipical orang yang simple, kalau masih punya dan masih bagus, aku tidak akan membeli barang baru. Aku buka fb (fbku yang sebenarnya, bukan fb akun Cinta Nungky Lestari), beberapa hari sebelumnya aku buat status perihal kecelakaanku, lalu aku tag sebagian teman kul untuk memintakan izinku tidak bisa masuk mungkin sampai dua minggu ke depan. Dan betapa kagetnya aku, lebih dari 100 komen doa dan prihatin untukku. Belum lagi di chatt : line, wa, messenger fb, lalu banyak juga sms dan telepon. Lalu hampir sebagian besar teman kantor, sahabat, teman main, sudah datang menjengukku.

Subhanallah, aku merasa terberkati memiliki mereka semua yang ada saat aku berduka, terimakasih, Tuhanku Yang Maha Baik. 😇😊😍😘😃

Aku juga punya waktu untuk meliburkan diri sejenak, dari duniaku yang sibuk. Mungkin Allah ingin aku istirahat sebentar, DIA tahu aku sering kewalahan dan kekurangan waktu luang.

Tapi…

Kau tak datang, tak ada telepon, tak ada sms, tak ada chatt. Aku jadi bertanya-tanya, apakah selama ini kau mendoakan kesembuhanku mas-ku yang baik?

Hari ini hujan, seperti semalam, rasanya masih sama, tak pernah kusangka, hujan yang paling aku cintai, hujan yang sering aku rela berada di bawahnya tanpa penghalang, kini berusaha menyakitiku, setiap kali hujan datang, kembali aku merasakan ngilu yang sangat sangat di bahu kiriku yang patah, kadang aku tak tahan sampai harus berurai air mata. Rasanya ngilu disusul dengan rasa ditarik-tarik sampai seperti mau putus, sakit sekali.

Beberapa hari ini kuhabiskan dengan membaca buku inspiratif, menonton kembali drama korea yang lucu, mengerjakan makalah Dictation (ini yang paling berat, karena setelahnya pasti bahu kiriku kumat, seperti saat ini, aku paksa untuk ngetik, lalu sakitnya akan datang lagi. Habis mau bagaimana lagi? Cinta paling nggak tahan kalau nggak boleh nulis).

Kata drama korea yang kutonton kemarin, cinta bisa datang karena perhatian, cinta bisa pergi karena ketidakpedulian dan tersakiti. Semoga cintaku padamu bisa segera pergi mas dan terganti dengan cinta lain yang baru lagi, yang lebih baik tentunya. Ya, semoga.

Cinta tidak mau menjadi orang yang bebal, yang lari dari kata hati sendiri. Cinta ingin mencoba mendengarkannya lagi. Mempercayainya. Karena kini Cinta sadar, itu yang diinginkan Tuhan. Apapun itu, Cinta akan percaya, DIA Yang Maha Baik tidak akan membuat Cinta merana.

Terakhir, untukmu, mas-ku yang baik, semoga engkau bisa menyimpanku sebagai kenangan yang indah saja, berikan aku tempat di lubuk sana, dan biarkan aku menetap sebagai Cinta yang manja, yang selalu kau sukai kemanjaannya karena hal itu membuatmu bangga menjadi pria yang bisa melindungi, Cinta yang hangat yang tidak bisa diam, tidak pernah kehilangan akal untuk membuatmu tersenyum di sela sibukmu.

Kurasa sekian dulu curhatku kali ini,

Salam hangat,
Cinta Nungky Lestari

Iklan

23 thoughts on “Bagaimana jika AKU yang inginkan itu, Cinta?

  1. Aku juga pernah mengalami seperti ini cinta… yang membuat aku sadar tentang segalanya, yang membuat aku bangkit dari segala keterpurukan. Sabar ya cinta, semoga cepat sembuh dan bisa beraktifitas seperti biasa lagi…

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s