H minus 6

mendengarkan-headseatPic by Google

Ada saat untuk cinta,

Ada saat untuk cita,

Ada saat untuk asa,

Satu demi satu bermunculan ke permukaan, membiaskan sejuta mimpi dan harapan,

Menawarkan bahkan membius dengan rona-rona wajahnya yang rupawan.

Lama harus menyadarinya...

Tapi hari ini,

Ketika mentari lebih bersinar dari biasanya,

Ketika suara burung lebih nyaring dan merdu,

Ketika langit membentuk kawanan domba-domba putih lengkap dengan penggembalanya,

Ketika hujan rintik tiba-tiba muncul dengan sedikit sengatan mentari. Ya, ini pelangiku! Pelangi yang Tuhan ciptakan khusus untukku, untuk menjemputku.

Lanjutkan membaca “H minus 6”